Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera
01 Januari 2026, 13:00 WIB
Metode pembobolannya sempat viral di TikTok, akhirnya polisi tangkap pelaku pembobolan 39 mobil Kia di Texas
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Setelah sempat viral di media sosial akhirnya polisi tangkap pelaku pembobolan 39 mobil Kia yang terjadi di Plano, Texas, Amerika Serikat. Sang pelaku ternyata masih berumur 14 tahun.
Ia sedang menjalankan aksinya saat ditangkap. Menurut keterangan polisi setempat nampaknya bocah tersebut ada kaitannya dengan percobaan pencurian hampir 40 mobil Kia.
Ternyata pemberitaan dari media sosial berkontribusi mempermudah pencurian, karena disebut bahwa beberapa model Kia dan Hyundai mudah dicuri karena tidak punya engine immobilizer sehingga lebih mudah dinyalakan tanpa kunci aslinya.
“Anak-anak muda mencari secara online bagaimana cara mencuri kendaraan, dan mereka saling berbagi satu sama lain,” ungkap Jennifer Chapman selaku petugas kepolisian kepada FOX4 dikutip dari Carscoops, Senin (24/7).
Jennifer mengungkapkan pemilik kendaraan seharusnya lebih memperketat pengamanan kendaraan misalnya dengan memperbarui software atau perangkat lunak sampai menggunakan kunci roda.
Baik pihak Hyundai maupun Kia sudah memberikan beberapa metode untuk membantu para pemilik kendaraan, termasuk software update gratis dan immobilizer seharga ratusan dollar. Meski begitu pihak berwenang menyebut ini belum cukup.
Pihak kepolisian tidak mengungkapkan lebih lanjut identitas pembobol. Kemudian karena pelaku masih di bawah umur sanksinya akan lebih ringan.
Belum lama ini akhirnya Hyundai dan Kia ganti rugi konsumen karena insiden tersebut. Untuk diketahui pencurian merugikan pemilik kendaraan Hyundai lansiran 2015 – 2021 dan Kia 2011 – 2021.
Bermula dari unggahan TikTok berjudul Kia Challenge, sejumlah orang akhirnya mempraktikan pembobolan ke mobil-mobil Hyundai dan Kia yang mereka temukan.
Oknum pengunggah juga menantang para penonton mencoba sendiri metode pembobolan dan membuktikan mudahnya mencuri mobil produksi Korea Selatan tersebut.
Pembobolan dilakukan menggunakan kabel USB charging dan benda-benda serupa. Mobil yang jadi incaran masih menggunakan kunci konvensional, belum menggunakan teknologi terbaru start-stop button.
Alhasil Hyundai dan Kia membayar kerugian lebih dari US$200 juta atau hampir Rp3 triliun dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 13:00 WIB
22 Desember 2025, 10:00 WIB
17 Desember 2025, 21:00 WIB
06 Desember 2025, 09:00 WIB
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 20:00 WIB
Aturan baru MotoGP 2027 mencakup penurunan kapasitas mesin, Dani Pedrosa ungkap keunggulannya buat pembalap
05 Januari 2026, 19:40 WIB
Produk baru dari Penta Prima diklaim memiliki sejumlah keunggulan, harga kompetitif dengan kualitas terjamin
05 Januari 2026, 17:33 WIB
Chery TIggo 7 CSH berpeluang mengisi lini kendaraan ramah lingkungan PT CSI di dalam negeri, ini wujudnya
05 Januari 2026, 16:41 WIB
Ferarri F40 disematkan wide body milik Fully Leaded
05 Januari 2026, 15:29 WIB
Hongqi punya sejumlah model kendaraan mewah yang menarik dan berpeluang dihadirkan di Indonesia tahun ini
05 Januari 2026, 14:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid diharapkan bisa sampai ke konsumen sebelum momentum libur Lebaran pada Maret 2026
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Melihat ketidakpastian insentif tahun ini, ekonom yakin penjualan mobil baru belum bisa tembus 1 juta unit