Hyundai Mulai Survey Calon Konsumen Genesis di Tanah Air
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Metode pembobolannya sempat viral di TikTok, akhirnya polisi tangkap pelaku pembobolan 39 mobil Kia di Texas
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Setelah sempat viral di media sosial akhirnya polisi tangkap pelaku pembobolan 39 mobil Kia yang terjadi di Plano, Texas, Amerika Serikat. Sang pelaku ternyata masih berumur 14 tahun.
Ia sedang menjalankan aksinya saat ditangkap. Menurut keterangan polisi setempat nampaknya bocah tersebut ada kaitannya dengan percobaan pencurian hampir 40 mobil Kia.
Ternyata pemberitaan dari media sosial berkontribusi mempermudah pencurian, karena disebut bahwa beberapa model Kia dan Hyundai mudah dicuri karena tidak punya engine immobilizer sehingga lebih mudah dinyalakan tanpa kunci aslinya.
“Anak-anak muda mencari secara online bagaimana cara mencuri kendaraan, dan mereka saling berbagi satu sama lain,” ungkap Jennifer Chapman selaku petugas kepolisian kepada FOX4 dikutip dari Carscoops, Senin (24/7).
Jennifer mengungkapkan pemilik kendaraan seharusnya lebih memperketat pengamanan kendaraan misalnya dengan memperbarui software atau perangkat lunak sampai menggunakan kunci roda.
Baik pihak Hyundai maupun Kia sudah memberikan beberapa metode untuk membantu para pemilik kendaraan, termasuk software update gratis dan immobilizer seharga ratusan dollar. Meski begitu pihak berwenang menyebut ini belum cukup.
Pihak kepolisian tidak mengungkapkan lebih lanjut identitas pembobol. Kemudian karena pelaku masih di bawah umur sanksinya akan lebih ringan.
Belum lama ini akhirnya Hyundai dan Kia ganti rugi konsumen karena insiden tersebut. Untuk diketahui pencurian merugikan pemilik kendaraan Hyundai lansiran 2015 – 2021 dan Kia 2011 – 2021.
Bermula dari unggahan TikTok berjudul Kia Challenge, sejumlah orang akhirnya mempraktikan pembobolan ke mobil-mobil Hyundai dan Kia yang mereka temukan.
Oknum pengunggah juga menantang para penonton mencoba sendiri metode pembobolan dan membuktikan mudahnya mencuri mobil produksi Korea Selatan tersebut.
Pembobolan dilakukan menggunakan kabel USB charging dan benda-benda serupa. Mobil yang jadi incaran masih menggunakan kunci konvensional, belum menggunakan teknologi terbaru start-stop button.
Alhasil Hyundai dan Kia membayar kerugian lebih dari US$200 juta atau hampir Rp3 triliun dalam kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Februari 2026, 13:00 WIB
18 Februari 2026, 14:00 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara