Biaya Pembuatan dan Perpanjang SIM di 2026, Masih Terjangkau
05 Januari 2026, 07:00 WIB
Polda DIY siapkan rekayasa lalu lintas untuk menyambut 6 juta pemudik yang diprediksi akan datang ke wilayah tersebut
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyiapkan rekayasa lalu lintas selama musim libur Lebaran 2025. Hal ini penting karena diperkirakan bakal ada 6 juta orang yang masuk ke dalam wilayah di periode tersebut.
Jumlah ini sebenarnya lebih sedikit dibandingkan jumlah pengunjung di libur tahun baru 2025.
“Kalau dibandingkan dengan libur tahun baru prediksinya mencapai 9 juta. Untuk Lebaran tahun ini, sekitar 6 juta orang,” ungkap Brigjen Polisi Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Wakil Kepala Polda DIY, dilansir Antara (17/03).
Meski demikian, potensi kepadatan arus lalu lintas tetap besar karena diperkirakan ada 1,5 juta kendaraan masuk ke DIY.
Oleh sebab itu ia akan menyiapkan beragam pengaturan lalu lintas, termasuk saat pembukaan fungsional jalan tol Jogja-Solo hingga exit Tamanmartani.
"Kami dan jajaran sudah siap termasuk pembukaan pintu tol secara fungsional. Nanti bakal disesuaikan dengan situasi di lapangan," tambahnya.
Polda DIY juga telah memasang tiga titik pemantauan CCTV untuk kendaraan yang masuk serta satu titik buat keluar. Dari sana mereka bisa melakukan keputusan terkait rekayasa lalu lintas.
“Pemerintah juga menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) sehingga masa libur lebih panjang dan masyarakat memiliki fleksibilitas dalam menentukan perjalanan,” ungkap Kombes Pol. Yuswanto Ardi, Direktur Lalu Lintas Polda DIY.
Tol Jogja-Solo hingga exit Tamanmartani rencananya akan dibuka fungsional mulai Senin (24/04). Namun pengguna jalan perlu memperhatikan bahwa tol fungsional ini belum memiliki kelengkapan secara memadai.
"Fungsional artinya hanya bisa dilewati, tetapi masih ada beberapa fasilitas yang belum lengkap. Tol ini juga hanya akan dibuka pada siang hari karena penerangannya terbatas," jelas dia.
Ia juga mengingatkan bahwa kapasitas exit Tamanmartani jauh lebih kecil daripada jalan tol. Oleh sebab itu masyarakat yang ingin memanfaatkannya harus ekstra hati-hari.
"Exit tol ini akan mengarah ke jalan kabupaten dengan kapasitas terbatas sehingga bisa menyebabkan kepadatan. Kami sarankan bagi yang tidak perlu keluar di Tamanmartani untuk memilih keluar Prambanan," pungkas Kombes Pol. Yuswanto.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 06:00 WIB
02 Januari 2026, 06:00 WIB
31 Desember 2025, 08:00 WIB
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 17:33 WIB
Chery TIggo 7 CSH berpeluang mengisi lini kendaraan ramah lingkungan PT CSI di dalam negeri, ini wujudnya
05 Januari 2026, 16:41 WIB
Ferarri F40 disematkan wide body milik Fully Leaded
05 Januari 2026, 15:29 WIB
Hongqi punya sejumlah model kendaraan mewah yang menarik dan berpeluang dihadirkan di Indonesia tahun ini
05 Januari 2026, 14:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid diharapkan bisa sampai ke konsumen sebelum momentum libur Lebaran pada Maret 2026
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Melihat ketidakpastian insentif tahun ini, ekonom yakin penjualan mobil baru belum bisa tembus 1 juta unit
05 Januari 2026, 11:00 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
05 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga mobil hybrid di RI belum mengalami penyesuaian, ada model baru Toyota dan varian anyar Chery Tiggo 8