Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Polda DIY siapkan rekayasa lalu lintas untuk menyambut 6 juta pemudik yang diprediksi akan datang ke wilayah tersebut
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyiapkan rekayasa lalu lintas selama musim libur Lebaran 2025. Hal ini penting karena diperkirakan bakal ada 6 juta orang yang masuk ke dalam wilayah di periode tersebut.
Jumlah ini sebenarnya lebih sedikit dibandingkan jumlah pengunjung di libur tahun baru 2025.
“Kalau dibandingkan dengan libur tahun baru prediksinya mencapai 9 juta. Untuk Lebaran tahun ini, sekitar 6 juta orang,” ungkap Brigjen Polisi Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Wakil Kepala Polda DIY, dilansir Antara (17/03).
Meski demikian, potensi kepadatan arus lalu lintas tetap besar karena diperkirakan ada 1,5 juta kendaraan masuk ke DIY.
Oleh sebab itu ia akan menyiapkan beragam pengaturan lalu lintas, termasuk saat pembukaan fungsional jalan tol Jogja-Solo hingga exit Tamanmartani.
"Kami dan jajaran sudah siap termasuk pembukaan pintu tol secara fungsional. Nanti bakal disesuaikan dengan situasi di lapangan," tambahnya.
Polda DIY juga telah memasang tiga titik pemantauan CCTV untuk kendaraan yang masuk serta satu titik buat keluar. Dari sana mereka bisa melakukan keputusan terkait rekayasa lalu lintas.
“Pemerintah juga menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) sehingga masa libur lebih panjang dan masyarakat memiliki fleksibilitas dalam menentukan perjalanan,” ungkap Kombes Pol. Yuswanto Ardi, Direktur Lalu Lintas Polda DIY.
Tol Jogja-Solo hingga exit Tamanmartani rencananya akan dibuka fungsional mulai Senin (24/04). Namun pengguna jalan perlu memperhatikan bahwa tol fungsional ini belum memiliki kelengkapan secara memadai.
"Fungsional artinya hanya bisa dilewati, tetapi masih ada beberapa fasilitas yang belum lengkap. Tol ini juga hanya akan dibuka pada siang hari karena penerangannya terbatas," jelas dia.
Ia juga mengingatkan bahwa kapasitas exit Tamanmartani jauh lebih kecil daripada jalan tol. Oleh sebab itu masyarakat yang ingin memanfaatkannya harus ekstra hati-hari.
"Exit tol ini akan mengarah ke jalan kabupaten dengan kapasitas terbatas sehingga bisa menyebabkan kepadatan. Kami sarankan bagi yang tidak perlu keluar di Tamanmartani untuk memilih keluar Prambanan," pungkas Kombes Pol. Yuswanto.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 06:00 WIB
02 Maret 2026, 12:00 WIB
02 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 06:00 WIB
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara