Daftar Lengkap Harga BBM September 2026 Usai Pertamax Green Naik
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina siap luncurkan bioetanol pada Juni 2023, hal itu dikatakan langsung oleh Nicke WIdyawati, Direktur Pertamina
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pertamina terus melakukan inovasi dalam menghadirkan BBM (Bahan Bakar Minyak) rendah emisi. Terbaru mereka akan luncurkan bioetanol pada Juni 2023.
BBM anyar itu merupakan campuran Pertamax yang memiliki oktan 92 dengan bahan bakar nabati bioetanol. Menurut Nicke WIdyawati, Direktur Pertamina langkah tersebut guna mengurangi ketergantungan impor minyak sambil mewujudkan kemandirian energi domestik.
"Kami di bulan ini mau meluncurkan produk baru, yaitu bioetanol,” katya Nicke di Katadata, Kamis (8/6).
Rencana perusahaan pelat merah meluncurkan bioetanol akan menambah portofolio produk bahan bakar nabati yang ditawarkan oleh Pertamina. Sebab sebelumnya mereka telah mengedarkan BBM dengan campuran minyak nabati dalam program B35.
Oleh karenanya Pertamina siap luncurkan bioetanol pada bulan ini. Bahkan diklaim tidak mengganggu suplai tebu untuk industri gula.
Sebagai informasi, bahan baku pembuatan etanol adalah molasses atau tetes tebu yang merupakan produk sampingan dari produksi gula.
Saat memproduksi gula, cairan dari tebu akan diekstraksi dan dipanaskan hingga menjadi kristal. Molasses adalah cairan kental berwarna hitam dengan konsistensi seperti sirup yang tertinggal saat kristalisasi cairan tebu selesai.
"Nanti apa rebutan dengan pabrik gula? Tidak, ini cuma tetes tebu saja. Jadi pabrik gula tetap jalan dan potensi Indonesia memang besar," kata Nicke.
Di sisi lain Kementerian ESDM memproyeksikan hasil campuran larutan bioetanol 5 persen atau E5 dengan bensin jenis Pertamax bisa meningkatkan angka oktan dari 92 menjadi maksimum 96.
Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Migas mengatakan bahwa besaran nilai oktan tersebut dapat terus meningkat mengikuti porsi campuran bioetanol.
Dia mengungkapkan, semakin tinggi kandungan bioetanol yang dilarutkan ke dalam Pertamax, kualitas oktannya bakal lebih baik dan menghasilkan gas bakar rendah emisi.
"Kalau sekarang masih 5 persen, oktan Pertamax bisa 94 sampai 96, Etanol kan semacam alkohol, makin banyak campurannya maka akan semakin tinggi,” kata Tutukan.
Meski Pertamina siap luncurkan bioetanol, ada baiknya Anda mengetahui dari banderol BBM baru tersebut.
Sebab Kementerian ESDM juga telah menghitung harga Pertamax bakal naik Rp237 per liter dari normalnya jika dicampur dengan bioetanol 5 persen atau E5.
"Untuk perkiraan harga jual pertamax E5, ada penambahan biaya dibandingkan Pertamax sekitar Rp 237 per liter," kata Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 19:52 WIB
01 September 2026, 20:09 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
Terkini
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026