Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
PT Pertamina masih mengevaluasi dan memantau kondisi nilai tukar rupiah guna menentukan harga BBM non subsidi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menghantui berbagai hal. Salah satunya adalah harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi di Indonesia.
Banyak pihak berpendapat kalau banderol Pertamax Series bakal naik pada Juli 2024. Hal itu imbas dolar yang kian menguat.
Akan tetapi Pertamina justru memilih menahan harga BBM non subsidi. Sehingga konsumen bisa membeli Pertamax dengan lebih terjangkau.
Meski begitu perusahaan pelat merah satu ini mengaku terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu ke depan.
“Kurs rupiah serta harga minyak memang fluktuatif. Saat ini kami masih mengevaluasi dan memonitor situasinya,” ujar Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina kepada KatadataOTO pada Senin (1/7) malam.
Lebih jauh Fajar menjelaskan kalau Pertamina dalam menentukan harga BBM non subsidi sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.
Di dalamnya dijelaskan tentang formula banderol dasar, perhitungan harga jual eceran bahan bakar minyak umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.
Fajar pun tidak bisa memastikan sampai kapan Pertamina bakal menahan harga BBM Subsidi. Termasuk mengenai kemungkinan banderol Pertamax naik dalam waktu dekat.
“Saat ini masih dievaluasi (buat perubahan harga BBM non subsidi),” tegas dia.
Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar pada Senin (1/7) menguat ke angka Rp 16.365 per dolar AS. Jumlah tersebut meningkat 0,97 dibandingkan hari sebelumnya.
Di sisi lain, pilihan berbeda dilakukan oleh SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik swasta. Shell, BP AKR sampai Vivo kompak menurunkan harga.
Ambil contoh untuk bahan bakar jenis Shell Super kini jadi Rp 13.810 per liter dari Rp 14.580 per liter. Berikut rangkuman lengkap harga BBM.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika