Penerapan Biodiesel B50 1 Juli Dipercaya Bawa Banyak Efek Positif
18 Juni 2026, 07:00 WIB
PT Pertamina masih mengevaluasi dan memantau kondisi nilai tukar rupiah guna menentukan harga BBM non subsidi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus menghantui berbagai hal. Salah satunya adalah harga BBM (Bahan Bakar Minyak) non subsidi di Indonesia.
Banyak pihak berpendapat kalau banderol Pertamax Series bakal naik pada Juli 2024. Hal itu imbas dolar yang kian menguat.
Akan tetapi Pertamina justru memilih menahan harga BBM non subsidi. Sehingga konsumen bisa membeli Pertamax dengan lebih terjangkau.
Meski begitu perusahaan pelat merah satu ini mengaku terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu ke depan.
“Kurs rupiah serta harga minyak memang fluktuatif. Saat ini kami masih mengevaluasi dan memonitor situasinya,” ujar Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina kepada KatadataOTO pada Senin (1/7) malam.
Lebih jauh Fajar menjelaskan kalau Pertamina dalam menentukan harga BBM non subsidi sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.
Di dalamnya dijelaskan tentang formula banderol dasar, perhitungan harga jual eceran bahan bakar minyak umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum.
Fajar pun tidak bisa memastikan sampai kapan Pertamina bakal menahan harga BBM Subsidi. Termasuk mengenai kemungkinan banderol Pertamax naik dalam waktu dekat.
“Saat ini masih dievaluasi (buat perubahan harga BBM non subsidi),” tegas dia.
Sebagai informasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar pada Senin (1/7) menguat ke angka Rp 16.365 per dolar AS. Jumlah tersebut meningkat 0,97 dibandingkan hari sebelumnya.
Di sisi lain, pilihan berbeda dilakukan oleh SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) milik swasta. Shell, BP AKR sampai Vivo kompak menurunkan harga.
Ambil contoh untuk bahan bakar jenis Shell Super kini jadi Rp 13.810 per liter dari Rp 14.580 per liter. Berikut rangkuman lengkap harga BBM.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 07:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin