Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Liberty Media, pemilik F1 akuisisi MotoGP setelah membeli saham Dorna Sport sampai 86 persen banyaknya
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya terwujud. Liberty Media selaku pemilik F1 (Formula 1) baru saja mengakuisisi ajang balap MotoGP pada Senin (1/4) waktu setempat.
Mereka bakal membeli 86 persen saham setelah menggelontorkan dana sampai 4,2 miliar euro atau sekitar Rp 72 triliun. Dengan begitu Dorna Sport hanya mengantongi saham 14 persen saja.
Melalui langkah di atas, mereka berharap MotoGP bisa berkembang jadi lebih besar. Seperti dilontarkan Greg Maffei, Presiden dan CEO Liberty Media.
“Kami sangat senang dapat memperluas portofolio aset olahraga serta hiburan terkemuka dengan mengakuisisi MotoGP,” ungkap Maffei di Crash.
Maffei menjelaskan kalau MotoGP merupakan salah satu ajang adu cepat dengan basis penggemar cukup besar. Sehingga bisa mendatangkan arus kas yang tinggi.
Jadi dengan pemilik F1 akuisisi MotoGP, diharapkan balapan para raja semakin dikenal serta dapat menjadi lebih baik lagi ke depannya.
“Bisnis ini memiliki keuntungan yang signifikan dan kami bermaksud mengembangkan olahraga tersebut untuk para penggemar MotoGP, tim, mitra komersial sampai pemegang saham,” tambah dia.
Sementara Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sport menyambut gembira langkah pemilik F1 akuisisi MotoGP. Dia menilai hal tersebut bisa mendatangkan hal positif.
Selain itu sebagai bukti kalau balapan yang diramaikan Francesco Bagnaia serta pembalap lainnya memiliki potensi besar. Ditambah calon investor mereka telah memiliki portofolio sangat baik.
“Liberty memiliki rekam jejak luar biasa dalam mengembangkan aset olahraga. Kami sangat mengharapkan kemitraan lebih baik untuk memperluas basis penggemar MotoGP di seluruh dunia,” Ezpeleta menuturkan.
Di sisi lain Liberty Media tetap memberi keleluasaan ke Dorna Sport buat mengelola MotoGP. Kemudian MotoGP 2 dan Moto3 tetap ada di bawah kendali Ezpeleta.
Lalu petinggi Dorna Sport tersebut juga tetap menempati jabatannya sebagai CEO. Sehingga pria berdarah Spanyol ikut mengembangkan ajang adu cepat kelas premier.
Sedangkan buat proses akuisisi Liberty Media diharapkan rampung pada akhir tahun 2024. Sekarang mereka tengah mengurus sejumlah izin maupun persetujuan dari otoritas hukum persaingan usahas serta penanaman modal di berbagai yurisdiksi.
“Carmelo Ezpeleta dan tim manajemen telah membangun tontonan olahraga hebat yang dapat kami kembangkan ke khalayak global,” Maffei menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
19 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 14:06 WIB
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026