Eric Saputra Naik Podium Tertinggi di OMR Agya Mandalika
21 Juni 2026, 13:23 WIB
Zulkieflimansyah, Gubernur NTB memberi komentar usai rencana gelaran WSBK Mandalika dihapus karena menimbulkan rugi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Rencana gelaran WSBK Mandalika dihapus ternyata berbuntut panjang. Kali ini Zulkieflimansyah selaku Gubernur NTB (Nusa Tenggara Barat) memberi komentar.
Menurutnya ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) dan MGPA (Mandalika Grand Prix Association) agar tidak melihat untung rugi dari penyelenggaraan sebuah event. Sebab banyak dampak positif yang diterima daerahnya.
“Mestinya ya dari awal teman-teman ITDC maupun MGPA ini sadar. Kalau dilihat event penyelenggaraannya pasti rugi. Tapi keseluruhan dampaknya mesti juga dihitung,” ujarnya di Antara, Jumat (16/6).
Dia mengaku tidak sependapat dengan rencana WSBK Mandalika dihapus. Karena menurutnya ajang adu balap tersebut berkontribusi besar terhadap kemajuan daerah yang dipimpin.
Bahkan dia mengatakan kalau penyelenggaraan sebuah event awal-awal pasti rugi. Tidak ada yang langsung menuai hasil manis.
Dia berharap berbagai pihak mau duduk bersama guna membahas rencana gelaran WSBK Mandalika dihapus. Hal itu guna mendapatkan penyelesaian lebih baik.
“Kan kesannya ITDC dan MGPA tidak hanya WSBK tapi MotoGP juga tidak usah. Biar mereka konsentrasi di Bali saja, karena uangnya banyak,” tegasnya.
Lebih jauh dia menuturkan kalau perhelatan WSBK maupun MotoGP di Sirkuit Mandalika jangan dilihat dari sisi bisnis pemerintah. Tetapi harus juga dari dampak secara luas kegiatan tersebut.
“Masa setiap kegiatan yang tidak untung kita langsung hentikan. Tetapi coba lihat di sisi lain hotel menuai hasil manis, UKM dan UMKM tumbuh serta hidup, jadi kita orang daerah melihat opportunity,” pungkasnya.
Kendati demikian, Gubernur NTB mengaku melihat jika ITDC serta MGPA setengah hati melaksanakan kegiatan semacam WSBK maupun MotoGP.
Sebelumnya holding pariwisata BUMN (Badan Usaha Milik Negara) InJourney atau ITDC masih berkutat dengan utang dari proyek pembangunan sirkuit Mandalika senilai Rp4.6 triliun.
Dony Oskaria, Direktur InJourney mengaku perusahaannya kesulitan menyelesaikan berbagai kewajiban. Sebab dalam perhelatan WSBK di Mandalika pengelola mengalami kerugian besar.
“Di antaranya untuk bayar pembangunan Grand Stand, VIP Village dan kebutuhan modal kerja penyelenggaraan event,” kata Dony.
Berangkat dari hal itu muncul wacana WSBK Mandalika dihapus. Pasalnya dianggap tidak menarik bagi sponsor.
“WSBK telah menunjukkan, sehingga kami ingin melakukan negosiasi untuk menghilangkannya,” ungkapnya.
Menurutnya jika event balap tersebut di atas dihilangkan, maka beban perusahaan akan menyusut. Karena apabila tetap dipertahankan maka setiap tahunnya bakal terus membengkak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juni 2026, 13:23 WIB
04 Mei 2026, 19:08 WIB
07 April 2026, 13:00 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
18 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat