Valentino Rossi Turun Gunung, Sebut Mandalika Berkarakter
30 Januari 2026, 17:00 WIB
Zulkieflimansyah, Gubernur NTB memberi komentar usai rencana gelaran WSBK Mandalika dihapus karena menimbulkan rugi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Rencana gelaran WSBK Mandalika dihapus ternyata berbuntut panjang. Kali ini Zulkieflimansyah selaku Gubernur NTB (Nusa Tenggara Barat) memberi komentar.
Menurutnya ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) dan MGPA (Mandalika Grand Prix Association) agar tidak melihat untung rugi dari penyelenggaraan sebuah event. Sebab banyak dampak positif yang diterima daerahnya.
“Mestinya ya dari awal teman-teman ITDC maupun MGPA ini sadar. Kalau dilihat event penyelenggaraannya pasti rugi. Tapi keseluruhan dampaknya mesti juga dihitung,” ujarnya di Antara, Jumat (16/6).
Dia mengaku tidak sependapat dengan rencana WSBK Mandalika dihapus. Karena menurutnya ajang adu balap tersebut berkontribusi besar terhadap kemajuan daerah yang dipimpin.
Bahkan dia mengatakan kalau penyelenggaraan sebuah event awal-awal pasti rugi. Tidak ada yang langsung menuai hasil manis.
Dia berharap berbagai pihak mau duduk bersama guna membahas rencana gelaran WSBK Mandalika dihapus. Hal itu guna mendapatkan penyelesaian lebih baik.
“Kan kesannya ITDC dan MGPA tidak hanya WSBK tapi MotoGP juga tidak usah. Biar mereka konsentrasi di Bali saja, karena uangnya banyak,” tegasnya.
Lebih jauh dia menuturkan kalau perhelatan WSBK maupun MotoGP di Sirkuit Mandalika jangan dilihat dari sisi bisnis pemerintah. Tetapi harus juga dari dampak secara luas kegiatan tersebut.
“Masa setiap kegiatan yang tidak untung kita langsung hentikan. Tetapi coba lihat di sisi lain hotel menuai hasil manis, UKM dan UMKM tumbuh serta hidup, jadi kita orang daerah melihat opportunity,” pungkasnya.
Kendati demikian, Gubernur NTB mengaku melihat jika ITDC serta MGPA setengah hati melaksanakan kegiatan semacam WSBK maupun MotoGP.
Sebelumnya holding pariwisata BUMN (Badan Usaha Milik Negara) InJourney atau ITDC masih berkutat dengan utang dari proyek pembangunan sirkuit Mandalika senilai Rp4.6 triliun.
Dony Oskaria, Direktur InJourney mengaku perusahaannya kesulitan menyelesaikan berbagai kewajiban. Sebab dalam perhelatan WSBK di Mandalika pengelola mengalami kerugian besar.
“Di antaranya untuk bayar pembangunan Grand Stand, VIP Village dan kebutuhan modal kerja penyelenggaraan event,” kata Dony.
Berangkat dari hal itu muncul wacana WSBK Mandalika dihapus. Pasalnya dianggap tidak menarik bagi sponsor.
“WSBK telah menunjukkan, sehingga kami ingin melakukan negosiasi untuk menghilangkannya,” ungkapnya.
Menurutnya jika event balap tersebut di atas dihilangkan, maka beban perusahaan akan menyusut. Karena apabila tetap dipertahankan maka setiap tahunnya bakal terus membengkak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Januari 2026, 17:00 WIB
18 Desember 2025, 19:00 WIB
17 Oktober 2025, 19:00 WIB
10 Oktober 2025, 11:00 WIB
07 Oktober 2025, 18:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku