Masa Depan Changan Hunter di Indonesia, Bakal Menyasar Tambang
31 Oktober 2025, 19:37 WIB
Menperin imbau produsen untuk produksi lokal mobil double cabin, Isuzu sebut ada sejumlah tantangan dihadapi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Beragam mobil pikap kabin ganda di Tanah Air sekarang masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor dari negara asalnya. Meski pemerintah ingin prinsipal produksi lokal mobil double cabin, ada beberapa tantangan dihadapi.
PT IAMI (Isuzu Astra Motor Indonesia) merupakan salah satu merek yang memiliki model pikap double cabin yakni Isuzu D-Max. Sama seperti merek lain, D-Max masih diimpor.
“Pada dasarnya kalau bicara mobil 4x4 double cabin itu ada rintangannya. Mayoritas pasar double cabin itu di mining atau agriculture, komoditi, baru bara dan lain-lain yang sangat fluktuatif,” ungkap Rian Erlangga, Deputy Division Head of Business Strategy PT IAMI di Bogor, beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui saat ini sejumlah prinsipal memilih Thailand sebagai basis produksi kendaraan pikap kabin ganda karena penjualan lebih tinggi.
Selain itu mobil double cabin dipasarkan di Tanah Air berlaku Pajak Penjualan atas Barang Mewah, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 145 Tahun 2000 tentang Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang Dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.
Dijelaskan kriteria kendaraan kabin ganda yang diterapkan kebijakan itu berbentuk bak terbuka atau tertutup, kapasitas penumpang lebih dari tiga orang termasuk pengemudi, bermesin diesel, sistem penggerak 4x2 atau 4x4 dan massa total tidak lebih dari lima ton.
“Di Indonesia itu masih diberlakukan Luxury Tax. Tidak seperti negara lain di mana Double Cabin dianggap sebagai kendaraan komersial, kita masih Passenger,” lanjut Rian.
Namun ia menegaskan Isuzu tidak menutup kemungkinan terhadap potensi double cabin D-Max diproduksi lokal, dengan tetap memperhatikan regulasi dan perkembangan pasar di Indonesia.
Bicara Isuzu D-Max, versi facelift-nya sudah diluncurkan di pasar Thailand dan Malaysia. Model tersebut berpotensi hadir di gelaran GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show).
“Kita memang ada facelift. Nanti kita bisa lihat di GIIAS apakah dia keluar atau tidak,” kata Rian menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Oktober 2025, 19:37 WIB
31 Oktober 2025, 12:00 WIB
31 Oktober 2025, 09:00 WIB
30 Oktober 2025, 16:00 WIB
29 Oktober 2025, 20:15 WIB
Terkini
31 Oktober 2025, 19:37 WIB
Changan Hunter sudah terdaftar di laman resmi PDKI sejak awal 2025, hal ini untuk melalukan studi di Tanah Air
31 Oktober 2025, 18:56 WIB
Yamaha turut meramaikan gelaran Japan Mobility Show 2025 membawa sejumlah produk termasuk purwarupa Motoroid
31 Oktober 2025, 16:00 WIB
Wahana memberi pelatihan kepada para komunitas menjelang penyelenggaraan Honda Bikers Day di pertengahan November
31 Oktober 2025, 15:00 WIB
Veda Ega Pratama resmi bergabung dengan Honda Team Asia dan siap berlaga di Moto3 2026 buat incar kemenangan
31 Oktober 2025, 14:00 WIB
Berikut jadwal dan lokasi ganjil genap puncak buat masyarakat yang ingin berlibur pada akhir pekan nanti
31 Oktober 2025, 13:00 WIB
Banjir Jakarta masih berpotensi terjadi sampai hari ini, sebab diperkirakan hujan akan kembali berlangsung
31 Oktober 2025, 12:00 WIB
Gempuran produk Cina turut dirasakan manufaktur kendaraan komersial di Indonesia, tidak terkecuali Isuzu
31 Oktober 2025, 11:00 WIB
GAC Indonesia tengah berusaha untuk memenuhi permintaan AION UT dari para konsumen sampai akhir tahun nanti