Strategi Mitsubishi Fuso Tingkatkan Layanan ke Pengguna Canter
25 September 2026, 07:00 WIB
Mendukung ekosistem mobil listrik dan daur ulang baterai, Honda dan Mitsubishi kolaborasi dirikan Altna
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ikut persaingan ketat yang diramaikan merek China, Honda dan Mitsubishi Corporation baru-baru ini umumkan rencana kerja sama untuk mengembangkan mobil listrik dengan perusahaan JV (Joint Venture) yakni Altna, Juli 2024.
Untuk diketahui sebelumnya kedua pihak telah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) pada Oktober 2023 serta berdiskusi mengenai bisnis baru untuk mengakomodir perkembangan pasar EV (Electric Vehicle).
"Kami senang mendirikan perusahaan baru bersama MC (Mitsubishi Corporation) yang memiliki banyak pengetahuan terhadap tenaga listrik dan berbagi aspirasi dalam menyadari dekarbonisasi," ucap Toshihiro Mibe, Director, President and Representative Executive Officer Honda dalam siaran resminya, dikutip Senin (17/6).
Beberapa poin utama jadi fokus adalah optimalisasi biaya penggunaan mobil listrik, memperpanjang umur dan nilai baterai serta akomodasi naiknya permintaan kapasitas baterai.
Di masa mendatang, Altna diharapkan bisa menawarkan banyak hal termasuk mengurangi total biaya kepemilikkan mobil listrik dan menciptakan penyedia tenaga baru sehingga jangka waktu hidup baterai lebih lama.
Nantinya Altna akan memberlakukan tiga bisnis mendukung ekosistem mobil listrik. Pertama adalah penyewaan baterai, berlaku buat Honda N-Van e: terlebih dulu.
N-Van sendiri merupakan mobil komersial bertenaga listrik, rencananya akan diluncurkan pada Oktober 2024. Ketika kendaraan itu disewakan ke konsumen, Altna akan menjadi pemilik baterai dan memantau kondisi komponen tersebut.
Ada dua skema penyewaan bisa dipilih oleh konsumen sesuai kebutuhan yakni Value Plan dan Circular Plan.
Rencana bisnis kedua adalah penggunaan kembali baterai. Sehingga ketika baterai mobil listrik ketika sudah tidak terpakai bisa dimanfaatkan lagi sebagai Grid Storage.
Terakhir adalah Smart Charging Business, di mana Altna menawarkan skema pengisian daya dengan harga kompetitif. Karena charging dilakukan di jangka waktu tertentu agar lebih optimal sesuai kebutuhan.
Skema tersebut diklaim bakal berkontribusi dalam meningkatkan penggunaan energi hijau lewat charging karena pengisian daya dilakukan saat ada surplus energi di Power Grid milik Altna.
"Altna akan didirikan dengan misi menciptakan solusi dalam memaksimalkan nilai sumber daya yang terbatas dan efisiensi penggunaan energi terbarukan. Sehingga masyarakat dan lingkungan global bisa hidup berdampingan dalam waktu lama," ucap Seiichi Fukui, Representative Director dan CEO Altna.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 07:00 WIB
24 September 2026, 18:41 WIB
22 September 2026, 13:00 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal