10 Mobil Hybrid Terlaris Maret 2026, Toyota Veloz HEV Pertama
23 April 2026, 11:00 WIB
Diklaim bisa bantu dorong penjualan yang lesu, Gaikindo masih tunggu insentif mobil hybrid dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan mobil domestik 2024 diklaim masih lesu karena beberapa faktor termasuk situasi ekonomi global. Ada beberapa hal disarankan oleh Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) guna mendongkrak angka penjualan.
Salah satunya adalah lewat pemberian insentif. Hingga saat ini Gaikindo masih tunggu insentif mobil hybrid dari pemerintah.
Mengingat sekarang mobil hybrid cukup diminati konsumen. Bahkan angka penjualannya tahun lalu berhasil melampaui capaian BEV (Battery Electric Vehicle) alias mobil listrik murni.
“Insentif mobil hybrid sangat diperlukan karena perkembangan mobil hybrid di Indonesia cukup pesat,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di ICE BSD, Kamis (18/7).
Ia kembali mengingatkan bahwa di 2022 ada sekitar 10 ribu unit mobil hybrid terjual kemudian melonjak pesat ke angka 55 ribu sepanjang 2023. Tahun ini proyeksi penjualan HEV (Hybrid Electric Vehicle) adalah di atas 70 ribu unit.
Ada kekhawatiran berbagai manufaktur dapat mengalihkan produksinya ke negara tetangga seperti Thailand. Negeri Gajah Putih itu sudah menerapkan kebijakan menguntungkan terkhusus bagi produsen kendaraan hybrid.
Meski begitu Gaikindo menegaskan saat ini pihak pemerintah terus menjajaki kemungkinan pemberian subsidi mobil hybrid di masa mendatang.
“Kalau tidak berhati-hati, kita khawatir mereka bisa mengalihkan produksi ke negara-negara tersebut. Hal itu sudah ditanggapi secara positif oleh Menteri dan sudah dijajaki, kita tunggu hasilnya seperti apa,” tegas Nangoi.
Nangoi mengungkapkan beberapa poin yang mempengaruhi angka penjualan mobil adalah krisis ekonomi. Karena tidak terjadi di Indonesia namun global dan mempengaruhi daya beli masyarakat.
Interest Rate naik juga membuat konsumen berat membeli kendaraan baru. Mengingat 80 persen pembeli kendaraan bermotor membeli secara kredit atau mengangsur.
Gelaran GIIAS 2024 diharapkan bisa membantu mendongkrak penjualan domestik. Ada beragam model baru dan penawaran menarik diberikan oleh manufaktur seperti potongan harga.
“Kalau kita lihat mulai dari Mei-Juni sudah membaik penjualan sekitar 70 ribu lebih. Mudah-mudahan (naik) dengan adanya GIIAS ini dan kita masih menunggu beberapa insentif yang sedang didiskusikan ke pemerintah,” ucap dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
21 April 2026, 11:37 WIB
07 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini