Ikut Pertamina, Vivo Juga BP Kompak Naikan Harga BBM RON 92 dan 95
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Shell Indonesia dikabarkan sudah memasuki tahap akhir negosiasi dengan Pertamina untuk mendapatkan stok BBM
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), milik swasta masih terus terjadi.
Namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memberikan kabar terbaru mengenai BBM Shell.
"Vivo kan kemarin sudah, sekarang kabar terakhir Shell memasuki tahap akhir," ungkap Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM di Antara, Selasa (25/11).
Laode menjelaskan, tahap akhir negosiasi antara Shell serta Pertamina merupakan tindak lanjut arahan dari Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.
Sehingga pemenuhan BBM di SPBU swasta bisa segera dilakukan. Jadi masyarakat dapat membeli produk Shell.
Apalagi beberapa waktu lalu, Pertamina sudah memasok BBM ke dua SPBU swasta lain. Mulai dari Vivo serta BP AKR.
Pada tahap awal, BBM yang dikirimkan menyentuh angka 100 ribu barel minyak di masing-masing SPBU.
Ia pun menyampaikan, Shell juga telah mengajukan volume BBM yang ingin dibeli di Pertamina.
Akan tetapi, Laode tidak bisa menyampaikan secara detail. Sebab semua masih dalam proses perundingan.
"Kita tunggu saja (jumlah kapasitas BBM Shell)," Laode melanjutkan.
Sebagai informasi, Shell memang sebelumnya menyetujui rencana pembelian stok BBM tambahan dengan skema impor melalui Pertamina.
Hal tersebut dilakukan demi memenuhi permintaan para pengendara. Sehingga tidak lagi terjadi kelangkaan.
"Mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli, berkolaborasi dengan Pertamina," ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dalam kesempatan terpisah.
Bahlil mengatakan kalau Shell, BP AKR, Vivo sampai Exxon Mobil mengajukan sejumlah syarat saat menyetujui kuota impor BBM tambahan lewat Pertamina.
Seperti contoh bahan bakar yang dibeli merupakan BBM murni atau fuel base. Sehingga mereka bisa melakukan pencampuran secara mandiri.
Syarat selanjutnya adalah, Shell hingga BP AKR mengajukan survei bersama pembelian stok BBM.
Selain itu Shell maupun BP AKR minta adanya transparansi harga pembelian bahan bakar yang mereka dapatkan.
"Kita ingin swasta maupun Pertamina harus sama-sama cengli (untung), harus semua terbuka dan sudah setuju juga terjadi open book," Bahlil menambahkan.
Pertamina pun mengambulkan permintaan dari Shell. Mereka berjanji untuk transparan dalam pembelian BBM.
Pertamina bakal open book supaya transparan. Jadi tidak ada kenaikan harga BBM yang akan dibeli masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
06 Juni 2026, 18:08 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
01 Juni 2026, 13:20 WIB
Terkini
11 Juni 2026, 11:50 WIB
Veda Ega Pratama kerap menghabiskan waktu luang, meskipun dirinya menjalani profesi pembalap profesional
11 Juni 2026, 09:30 WIB
IDRS hadir sebagai salah satu inisiator keselamatan deretan produk kendaraan roda dua di dalam negeri
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota
11 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa
10 Juni 2026, 17:00 WIB
Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)