Meskipun Irit, Mitsubishi Xforce Hybrid Disarankan Pakai BBM RON 95
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Shell Indonesia dikabarkan sudah memasuki tahap akhir negosiasi dengan Pertamina untuk mendapatkan stok BBM
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), milik swasta masih terus terjadi.
Namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memberikan kabar terbaru mengenai BBM Shell.
"Vivo kan kemarin sudah, sekarang kabar terakhir Shell memasuki tahap akhir," ungkap Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM di Antara, Selasa (25/11).
Laode menjelaskan, tahap akhir negosiasi antara Shell serta Pertamina merupakan tindak lanjut arahan dari Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.
Sehingga pemenuhan BBM di SPBU swasta bisa segera dilakukan. Jadi masyarakat dapat membeli produk Shell.
Apalagi beberapa waktu lalu, Pertamina sudah memasok BBM ke dua SPBU swasta lain. Mulai dari Vivo serta BP AKR.
Pada tahap awal, BBM yang dikirimkan menyentuh angka 100 ribu barel minyak di masing-masing SPBU.
Ia pun menyampaikan, Shell juga telah mengajukan volume BBM yang ingin dibeli di Pertamina.
Akan tetapi, Laode tidak bisa menyampaikan secara detail. Sebab semua masih dalam proses perundingan.
"Kita tunggu saja (jumlah kapasitas BBM Shell)," Laode melanjutkan.
Sebagai informasi, Shell memang sebelumnya menyetujui rencana pembelian stok BBM tambahan dengan skema impor melalui Pertamina.
Hal tersebut dilakukan demi memenuhi permintaan para pengendara. Sehingga tidak lagi terjadi kelangkaan.
"Mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli, berkolaborasi dengan Pertamina," ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dalam kesempatan terpisah.
Bahlil mengatakan kalau Shell, BP AKR, Vivo sampai Exxon Mobil mengajukan sejumlah syarat saat menyetujui kuota impor BBM tambahan lewat Pertamina.
Seperti contoh bahan bakar yang dibeli merupakan BBM murni atau fuel base. Sehingga mereka bisa melakukan pencampuran secara mandiri.
Syarat selanjutnya adalah, Shell hingga BP AKR mengajukan survei bersama pembelian stok BBM.
Selain itu Shell maupun BP AKR minta adanya transparansi harga pembelian bahan bakar yang mereka dapatkan.
"Kita ingin swasta maupun Pertamina harus sama-sama cengli (untung), harus semua terbuka dan sudah setuju juga terjadi open book," Bahlil menambahkan.
Pertamina pun mengambulkan permintaan dari Shell. Mereka berjanji untuk transparan dalam pembelian BBM.
Pertamina bakal open book supaya transparan. Jadi tidak ada kenaikan harga BBM yang akan dibeli masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 11:00 WIB
03 Juli 2026, 15:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia