Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Shell Indonesia dikabarkan sudah memasuki tahap akhir negosiasi dengan Pertamina untuk mendapatkan stok BBM
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), milik swasta masih terus terjadi.
Namun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memberikan kabar terbaru mengenai BBM Shell.
"Vivo kan kemarin sudah, sekarang kabar terakhir Shell memasuki tahap akhir," ungkap Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM di Antara, Selasa (25/11).
Laode menjelaskan, tahap akhir negosiasi antara Shell serta Pertamina merupakan tindak lanjut arahan dari Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM.
Sehingga pemenuhan BBM di SPBU swasta bisa segera dilakukan. Jadi masyarakat dapat membeli produk Shell.
Apalagi beberapa waktu lalu, Pertamina sudah memasok BBM ke dua SPBU swasta lain. Mulai dari Vivo serta BP AKR.
Pada tahap awal, BBM yang dikirimkan menyentuh angka 100 ribu barel minyak di masing-masing SPBU.
Ia pun menyampaikan, Shell juga telah mengajukan volume BBM yang ingin dibeli di Pertamina.
Akan tetapi, Laode tidak bisa menyampaikan secara detail. Sebab semua masih dalam proses perundingan.
"Kita tunggu saja (jumlah kapasitas BBM Shell)," Laode melanjutkan.
Sebagai informasi, Shell memang sebelumnya menyetujui rencana pembelian stok BBM tambahan dengan skema impor melalui Pertamina.
Hal tersebut dilakukan demi memenuhi permintaan para pengendara. Sehingga tidak lagi terjadi kelangkaan.
"Mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli, berkolaborasi dengan Pertamina," ungkap Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dalam kesempatan terpisah.
Bahlil mengatakan kalau Shell, BP AKR, Vivo sampai Exxon Mobil mengajukan sejumlah syarat saat menyetujui kuota impor BBM tambahan lewat Pertamina.
Seperti contoh bahan bakar yang dibeli merupakan BBM murni atau fuel base. Sehingga mereka bisa melakukan pencampuran secara mandiri.
Syarat selanjutnya adalah, Shell hingga BP AKR mengajukan survei bersama pembelian stok BBM.
Selain itu Shell maupun BP AKR minta adanya transparansi harga pembelian bahan bakar yang mereka dapatkan.
"Kita ingin swasta maupun Pertamina harus sama-sama cengli (untung), harus semua terbuka dan sudah setuju juga terjadi open book," Bahlil menambahkan.
Pertamina pun mengambulkan permintaan dari Shell. Mereka berjanji untuk transparan dalam pembelian BBM.
Pertamina bakal open book supaya transparan. Jadi tidak ada kenaikan harga BBM yang akan dibeli masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
02 Agustus 2026, 12:27 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk