Izin PO Cahaya Trans Dibekukan Usai Kecelakaan Maut di Tol
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Kemenhub menemukan banyak bus untuk mudik di Terminal Kampung Rambutan tak laik jalan usai lakukan ramp check
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Dishub (Dinas Perhubungan) Jakarta terus mengebut persiapan mudik Lebaran 2025. Satu di antaranya dengan melakukan ramp check.
Mereka baru saja melakukan pemeriksaan seluruh bus untuk mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Sayangnya petugas menemukan banyak bus-bus tidak laik jalan untuk mengangkut para pemudik ke kampung halaman pada Lebaran 2025.
Beberapa bus tercatat menggunakan ban vulkanisir atau ban bekas yang direkondisi. Tentu hal tersebut sangat membahayakan penumpang maupun pengemudi selama perjalanan.
Sebab kinerjanya menjadi tidak stabil, cepat aus dan sangat berpotensi pecah ketika dipakai di jalan raya.
"Terus bangku tidak sesuai, pintu darurat yang terhalang, kaca pecah atau retak rata-rata itu," ungkap Suparman, Penguji UPPKB (Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor) di Antara, Senin (24/03).
Suparman menjelaskan bahwa pihaknya juga menemukan surat-surat izin yang sudah kedaluwarsa.
Tentu kondisi tersebut sungguh sangat disayangkan. Apalagi terjadi saat musim mudik Lebaran 2025.
Mengingat permintaan akan bus cukup tinggi untuk mengangkut masyarakat ke kampung halaman.
Ditambah sejak awal tahun, banyak kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan besar seperti bus.
Di sisi lain, Suparman menuturkan terdapat 24 elemen pemeriksaan yang harus ada serta dalam kondisi baik dan sesuai, karena vital saat bus beroperasi.
Sebagai informasi, sudah ada 42 bus dari berbagai PO (Perusahaan Otobus) tidak laik beroperasi saat mudik Lebaran 2025.
Ia mengatakan bahwa kebanyakan PO yang tidak laik jalan adalah bus-bus dengan tujuan ke daerah Sumatera maupun Jawa.
Seluruh hasil ramp check bus untuk mudik lantas diserahkan kepada pihak Terminal Kampung Rambutan untuk ditindak lanjuti.
Dalam hal ini, UPPKB hanya memberikan rekomendasi, tetapi keputusan tetap di pihak pengelola terminal Kampung Rambutan.
"Rekomndasi untuk diperbaiki serta kekurangan-kekurangan ini kita catat dan konsultasikan ke kepala terminal atau anggota terminal," lanjut Suparman.
Sementara itu Mulyono, Pengendali Terminal Kampung Rambutan mengatakan jika ada bus yang gagal melewati ramp check, maka mereka dengan tegas tidak memberangkatkan.
"Ya setelah dari pulau masing-masing tetap kita cek kembali. Kalau tidak lengkap ya terpaksa kami tidak berangkatkan," tutur Mulyono.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 15:24 WIB
31 Desember 2025, 08:00 WIB
18 Desember 2025, 15:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
01 November 2025, 17:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan