Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Bantu mewujudkan komitmen elektrifikasi pemerintah, AISI dukung Aismoli lewat penyelenggaraan IMOS 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pameran kendaraan roda dua IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show) bakal diikuti seluruh anggota AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia). Namun dalam penyelenggaraannya banyak merek motor listrik turut hadir.
Hal ini diklaim jadi salah satu cara AISI dukung Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia). Untuk diketahui pameran akan dibuka mulai 30 Oktober 2024.
“Ini kan secara tidak langsung Aismoli ikut pameran. Pertanda bahwa kita tetap komunikasi dengan mereka,” ucap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Ia enggan menjelaskan bentuk kerja sama lain yang mungkin dijajaki bersama Aismoli. Namun menegaskan kedua pihak kerap berdiskusi membahas kemajuan industri roda dua di Tanah Air.
Kemudian AISI juga buka peluang bagi produsen motor listrik untuk bergabung. Asalkan memenuhi syarat yang sudah ditentukan.
“Silakan. Kalau nanti anggota AISI meluncurkan motor listrik dan bergabung ke Aismoli juga bisa saja,” kata Sigit.
Ia sendiri melihat penyerapan motor listrik di Indonesia masih terus bertumbuh jika dibandingkan tahun lalu.
Agar bisa semakin diminati dan dipercaya masyarakat, pihak AISI menegaskan manufaktur terkhusus merek motor listrik China yang membanjiri pasar harus serius dalam menyiapkan layanan purnajual.
“Intinya kami sangat senang kalau semuanya bertumbuh. Karena ini industri yang melibatkan banyak pihak,” tegas Sigit.
Sebagai informasi per awal Oktober 2024 masih ada kuota motor listrik subsidi sebanyak 26 unit. Potongan harga sebesar Rp 7 juta bisa dinikmati untuk satu kali pembelian.
Kemudian ada banyak motor listrik subsidi ditawarkan ke masyarakat saat ini dengan harga mulai dari Rp 5,99 jutaan yakni Uwinfly GN Smart. Kemudian terbarunya ada Honda EM1 e: seharga Rp 33 jutaan.
Tahun depan Aismoli memastikan akan ada penambahan merek motor listrik subsidi. Sekarang jumlahnya adalah 57 model.
Beberapa di antaranya adalah Alva One, Cervo, Smoot Zuzu, Tempur, Polytron Fox R, Fox S, Gesits G1 dan Gesits Ray G.
Karena potensial asosiasi menilai bahwa banyak produsen motor listrik memutuskan untuk berinvestasi di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini