Vespa GTS Terbaru Masih Impor dari Vietnam

Diluncurkan beberapa hari lalu di Jakarta, Vespa GTS terbaru merupakan unit yang diimpor dari Vietnam

Vespa GTS Terbaru Masih Impor dari Vietnam
Serafina Ophelia

TRENOTO – PT Piaggio Indonesia meluncurkan versi baru dari rangkaian Vespa GTS pada Selasa (6/6). Menjadi pilihan paling sporti dan ukuran bodi terbesar ada tiga varian ditawarkan yakni GTS Classic, Super Sport dan Super Tech.

Sebelumnya varian terendah ditempati oleh GTS Super. Namun karena beberapa pertimbangan akhirnya digantikan dengan Classic, mengedepankan nuansa retro dan hadir dalam pilihan warna orisinil khas Vespa.

Untuk diketahui sekarang Vespa GTS masih merupakan buatan Vietnam, meskipun baru-baru ini Piaggio telah meresmikan pabrik senilai Rp300 miliar di Indonesia, tepatnya di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.

Model yang dirakit lokal di pabrik tersebut adalah Vespa LX series.

Photo : TrenOto

Ayu Hapsari, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia memaparkan bahwa tidak menutup kemungkinan Vespa GTS nantinya akan dirakit secara lokal sama seperti LX series.

“Betul buatan Vietnam. Karena memang pabrik kami masih tahap awal. Tentu ke depannya kami akan menambah line up tipe produksi,” ucap Ayu kepada TrenOto, Kamis (8/6).

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Vespa GTS Classic, Lebih Mahal dari Xmax

Namun ia menegaskan belum ada kepastian terkait model selanjutnya yang akan diproduksi ataupun target waktu dari Piaggio.

“Untuk saat ini belum bisa kami infokan,” ujarnya.

Vespa LX Series Dirakit Lokal

Untuk diketahui pabrik Piaggio di Indonesia merupakan yang ketiga di Asia Pasifik setelah Vietnam dan Tiongkok. Pembangunannya menjadi salah satu bentuk komitmen Piaggio untuk fokus berjualan di pasar otomotif khususnya wilayah Asia.

Ke depannya ada kemungkinan pabrik tersebut dapat merakit model lain di luar LX Series serta melakukan ekspor.

Sekadar informasi Vespa LX 125 merupakan skutik berdimensi mungil, memiliki panjang 1.770 mm, lebar 705 mm dan ketinggian jok 785 mm.

Photo : TrenOto

Mesinnya berapasitas 124.5 cc silinder tunggal 4-Tak tiga katup dengan sistem pembakaran injeksi.

Konfigurasi tersebut bisa menghasilkan tenaga 10.1 hp di 7.600 rpm serta torsi puncak mencapai 10.2 Nm di 6.000 rpm. Tenaga disalurkan ke roda belakang lewat transmisi otomatis model CVT.


Terkini

komunitas
Motul

Motul Dukung Mozia MotoFest 2026 dan Rangkul Komunitas

Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia