Alva Sebut Insentif Motor Listrik Tidak Melulu Harus ke Konsumen
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
Triumph TE-1 dikembangkan untuk bisa memiliki kecepatan setara motor 1.000 cc dan bobotnya lebih ringan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor listrik Triumph TE-1 dikatakan telah selesai dikembangkan, meskipun tidak diketahui kapan masuk jalur produksi. Triumph Motorcycle dikatakan mendapat bantuan dari tim Williams Advanced Engineering.
Selain itu, produsen asal Inggris tersebut juga mendapatkan dukungan Integral Powertrain dari Universitas of Warwick. Berkat bala bantuan tersebut disebutkan bahwa kuda besi elektrik tersebut memiliki tenaga sebesar 175 hp.
Besaran tenaga motor ramah lingkungan tersebut diyakini sama dengan motor konvensional kelas 1.000 cc. Berdasarkan penulusuran TrenOto, Yamaha YZF-R1 yang paling mendekati yakni powernya mencapai 197 hp.
Dilansir dari Carscoops, bantuan Williams pada komponen baterai, daya jelajah Triumph TE-1 mencapai 161 km. Dengan jarak tersebut analoginya motor bisa menempuh perjalanan Jakarta ke Bandung sekali pengecasan.
Motor listrik yang terkenal dengan torsi besar juga menjadi keunggulannya. Triumph TE-1 bisa melejit dari diam hingga kecepatan 96 km/jam hanya 3.6 detik saja.
Sementara untuk mencapai kecepatan 160 km/jam hanya membutuhkan 6.2 detik.
Baca juga : Spesifikasi Triumph Tiger 1200 Menggoda Petualang Tangguh
Dilahirkan sebagai motor listrik tentunya pertanyaan yang kerap muncul selain jarak tempuh adalah kemampuan baterai. Motor ini dikatakan dapat diisi ulang baterainya dari kosong hingga 80 persen hanya 20 menit saja.
Sayangnya tidak disebutkan pengecasan menggunakan metode fast charging model apa.
Lalu bobot motor ramah lingkungan ini disebutkan mencapai 220 kilogram. Lebih berat daripada Yamaha YZF-R1 yang hanya 199 kilogram.
Namun bobot Triumph TE-1 diyakini lebih ringan apabila dibandingkan dengan motor listrik lainnya di pasaran. Klaimnya 25 persen lebih enteng dari kendaraan sejenis.
“Williams Advanced Engineering (WAE) senang terlibat program menarik yakni mengembangkan TE-1. Sejak konsepnya pada 2018, seluruh mitra telah berkolaborasi, melahirkan inovasi dengan semangat yang sama,” tulis pihak Triumph seperti dikutip Carscoops.
Lebih lanjut dikatakan bahwa pengendara motor ini menyebar komentar positif tentang motor. Bahkan dilanjutkan selaras dengan DNA Triumph.
“Teknologi inti WAE memungkinkan kami untuk melampaui target kinerja dan pengisian daya baterai untuk masa depan,” tuturnya kemudian.
Triumph disebutkan akan melakukan pengetesan baik melalui mesin dyno maupun langsung ke lintasan balap.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Wuling menuai respons positif selama GIIAS 2026, produk teranyar mereka yakni Aira ev jadi kontributor utama
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas