Lini Andalan Honda di PRJ 2026: Skutik sampai Motor Listrik
19 Juni 2026, 15:00 WIB
Menurut KNKT rem ABS memiliki peran penting pada sepeda motor, sebab bisa minimalisir risiko kecelakaan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pemerintah Malaysia akan mewajibkan sepeda motor dengan mesin berkubikasi 150 cc ke atas memiliki fitur ABS (Anti-lock Braking System). Rencananya kebijakan tersebut bakal diterapkan pada 1 Januari 2025.
Mereka menilai kalau fitur tersebut mampu menjaga keselamatan para pengendara. Sehingga bisa meminimalisir kecelakaan di jalan raya sampai 30 persen.
Hal senada turut dilontarkan oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Mereka menilai fitur ABS penting tersemat pada sepeda motor.
“Rem ABS adalah sebuah teknologi digunakan di kendaraan roda empat maupun dua untuk mengurangi risiko selip yang terjadi karena ban terkunci saat pengemudi melakukan Hard Braking dalam kecepatan tinggi,” buka Ahmad Wildan, Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan Komite KNKT kepada KatadaOTO, Selasa (20/8).
Wildan mengatakan dalam beberapa kasus rem ABS terbukti cukup efektif membantu para pengendara. Jadi dapat terhindar dari hal-hal tidak diinginkan.
Memang jika dilihat jumlah kecelakaan di Indonesia terbilang tinggi. Menurut data milik MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) ada sekitar 116.000 kasus sepanjang 2023.
Dari jumlah di atas 77 persen didominasi kecelakaan sepeda motor. Kebanyakan korban dalam usia produktif, yakni 25 hingga 40 tahun.
Kemudian jika ditelisik lebih dalam, motor matic mendominasi penjualan kendaraan roda dua di Tanah Air. Kendaraan tersebut berkontribusi sampai 90,26 persen di 2023.
Lalu bila dirinci berdasarkan data di atas, matic Entry Level atau murah lebih banyak beredar di pasaran. Ambil contoh Honda Beat rata-rata terjual 160 tibu unit perbulannya, belum lagi ditambah model lain seperti Yamaha Mio dan Suzuki Nex.
Angka tersebut sudah hampir sepertiga dari pasar motor matic atau Scooter berdasarkan data AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia). Adapun penjualan sepeda motor pada Juli 2024 mencapai 598.901 unit.
Sayang produk-produk tersebut belum dilengkapi oleh sistem pengereman ABS. Faktor harga yang terjangkau menjadi salah satu alasan belum disematkannya teknologi ABS.
Adapun pada matic premium kelas 150 cc sendiri tidak seluruh varian telah dilengkapi sistem pengereman ABS. Salah satu contohnya adalah Yamaha Lexi tipe Standard belum dilengkapi sistem tersebut.
Sehingga masyarakat cukup berisiko mengalami peristiwa tak terduga di jalan. Apalagi jika memakai motor dalam kegiatan sehari-hari.
Jadi rem ABS pada kendaraan roda dua dinilai penting. Dapat diandalkan ketika melewati jalanan basah serta saat melakukan pengereman mendadak
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
11 Juni 2026, 09:30 WIB
07 Juni 2026, 20:47 WIB
26 Mei 2026, 15:38 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 21:00 WIB
AHM meminta konsumen tidak perlu ragu dengan kualitas new Honda Vario Evo 160 yang diluncurkan di Indonesia
27 Juni 2026, 20:34 WIB
Sprint Race MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen berlangsung sengit, dua rider Trackhouse Aprilia naik podium
27 Juni 2026, 18:15 WIB
Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi