Modifikasi Simpel Chery J6, Buat Kamping dan Antar Anak Sekolah
13 Januari 2026, 13:00 WIB
Modifikasi EV dianggap bisa dorong penjualan, NMAA ajak produsen mobil listrik kolaborasi dengan modifikator
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Modifikasi mobil jadi satu hal yang diminati pemilik kendaraan. Menambah personalisasi tidak terbatas pada mobil konvensional tapi juga BEV (Battery Electric Vehicle).
Namun bisa dibilang saat ini aksesori untuk mempercantik tampilan mobil listrik belum banyak padahal cukup potensial.
Andre Mulyadi, Founder NMAA (National Modificator & Aftermarket Association) saat ini juga tengah mendorong modifikator untuk mulai rambah area modifikasi EV serta konversi mobil listrik.
Bahkan menurut Andre sekarang sudah mulai banyak orang melakukan konversi mobil ICE jadi mobil listrik. Walaupun harganya memang masih relatif mahal.
“Mungkin kalau saat ini masih mahal di baterai karena belum ada yang lokal. Itu karena bikin konversi dibandingkan modifikasi mesin biasa harga jadi lebih mahal,” ungkap Andre di Jakarta, Rabu (24/1).
Ia menjelaskan konversi jadi mobil listrik dengan motor berukurang kecil saja butuh biaya sekitar Rp100 jutaan. Ini jadi salah satu penghambat utama.
Kembali ke modifikasi, Andre menekankan pemilik kendaraan di Indonesia umumnya gemar melakukan personalisasi di luar gaya OEM (Original Equipment Manufacturer) agar punya identitas sendiri.
Oleh karena itu NMAA ajak produsen mobil listrik untuk berkolaborasi sama modifikator dalam negeri. Sehingga kemudian tren modifikasi dan aksesori buat EV agar berkembang di pasaran.
Hal tersebut juga dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong penjualan mobil listrik. Ditambah lagi Kemenperin (Kementerian Perindustrian) juga imbau industri modifikasi ikut kurangi emisi.
“Nah itu kita dorong mungkin car maker kolaborasi dengan teman-teman modifikator karena akan jauh lebih menarik. Kaya kemarin contoh di IMX ada Wuling Air ev, Hyundai Ioniq 6 jadi orang beli mobil kadang karena melihat banyak aksesori pendukung,” tegas Andre.
Memang modifikasi Wuling Air ev sudah mulai populer di kalangan penggemar otomotif. Komponen aksesori mulai banyak dijual ditambah lagi proses modifikasi Air ev terbilang mudah.
Kedatangan beragam mobil listrik baru di 2024 diharapkan bisa jadi sarana juga buat modifikator untuk mempopulerkan tren baru yang pada akhirnya bantu dorong penjualan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 13:00 WIB
06 Januari 2026, 14:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
04 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Terkini
18 Januari 2026, 09:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Tanpa subsidi, Wuling Cortez Darion EV dan PHEV mengalami penyesuaian harga dari Rp 7 juta sampai Rp 40 juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model