Toyota Sienta Tidak Diproduksi Lagi dan Belum Ada Penggantinya

Toyota Sienta tidak diproduksi lagi meski pada Desember 2023 lalu sempat dikirimkan pada sebuah rumah sakit

Toyota Sienta Tidak Diproduksi Lagi dan Belum Ada Penggantinya
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pada Desember 2023 Toyota menyerahkan Sienta Welcab Disability ke RS Soeharso, Surakarta. Penyerahan pun tampaknya menjadi tugas terakhir dari MPV yang diluncurkan pada 2016 tersebut di Indonesia.

Pasalnya Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memastikan bahwa Sienta tidak diproduksi lagi.

Toyota Sienta tidak diproduksi lagi,” tegas Bob Azzam, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN di Karawang beberapa waku lalu.

Toyota Sienta Welcab Disability
Photo : Toyota Indonesia

Hilangnya Toyota Sienta dari pasar otomotif Indonesia memang sebenarnya sudah bisa diprediksi. Pasalnya mobil itu telah hilang dari situs resmi pada April 2022.

Namun ketika itu Toyota Astra Motor selaku APM menegaskaan mobil masih bisa dibeli dengan status Spot Order. Pelanggan pun harus menunggu selama tiga bulan bila memang benar ingin mendapatkannya.

Sayangnya Bob Azzam tidak menyebut akan meluncurkan generasi baru dari Toyota Sienta sebagai penggantinya. Padahal model yang sudah dijual di Jepang sejak Agustus 2022 tersebut memiliki daya tarik tersendiri.

Selain sudah menggunakan platform baru Toyota New Global Architecture (TNGA), Sienta generasi ketiga juga mendapat ubahan total pada desain eksterior maupun interior.

Tampilan luarnya kini dibuat lebih mengkotak dibanding generasi sebelumnya dan tak memiliki garis aerodinamika yang rumit. Namun keunggulan utamanya yaitu Sliding Door tetap dipertahankan oleh pabrikan.

Masuk ke dalam kabin, dashboard tampil modern dengan beragam fitur. Mulai layar berukuran 10.2 inci, digital instrument cluster hingga konsol tengah yang posisinya tinggi.

Tetapi Toyota cuma menyematkan air circulator seperti Calya untuk penumpang baris kedua. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan kebanyakan MPV di Indonesia karena memanfaatkan Double Blower.

All new Toyota Sienta
Photo : Global.Toyota

Jantung mekanisnya menarik karena Toyota memberi dua pilihan yaitu mesin pembakaran konvensional dan hybrid. Untuk pilihan mesin bensin pelanggan mendapat Dynamic Force Engine berkapasitas 1.500 cc (M15A-FKS) yang sanggup mencapai efisiensi bahan bakar 18.3 km per liter.

Sementara varian hybrid diklaim mampu mencapai efisiensi bahan bakar lebih tinggi yaitu 28 km per liter. Hal ini dimungkinkan karena mesin Dynamic Force Engine (M15A-FXE) 1.500 cc telah dikawinkan dengan teknologi hybrid.


Terkini

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 April 2026

Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 April 2026

Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026