Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Toyota raih penghargaan dari pemerintah karena dinilai telah meningkatkan daya saing industri otomotif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota raih penghargaan National Lighthouse Industry 2024 dari pemerintah. Apresiasi diserahkan Agus Kartasasmita, Menteri Perindustrian kepada Bob Azam selaku Wakil Direktur Utama PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Penghargaan diberikan karena perusahaan dinilai telah berkontribusi meningkatkan produktivitas dan daya saing industri otomotif di Tanah Air.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah atas kepercayaan yang diberikan melalui penganugerahan National Lighthouse Industry 4.0. Penghargaan menjadi motivasi kami memperkuat peran sebagai role model serta mitra dialog pemerintah dalam transformasi dan teknologi industri 4.0,” ungkap Bob Azzam dalam siaran persnya.
Indonesia dihadapkan tantangan untuk terus meningkatkan produktivitas industri agar dapat bersaing dengan negara lain. Agar tantangan teratasi, pemerintah mendorong transformasi IR 4.0 sebagai landasan utama guna meningkatkan produktivitas di sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap PDB termasuk otomotif.
Dalam mendukung transformasi, pemerintah juga mengembangkan konsep "lighthouse" pada setiap sektor agar memberi dorongan dan contoh bagi industri lain. Tiap perusahaan yang meraih penghargaan diharapkan bisa memacu pelaku industri lain untuk bersama-sama merealisasikan IR 4.0 di Tanah Air.
Sementara bagi TMMIN tranformasi era digital sudah menjadi kebutuhan. Apalagi 52 persen produk TMMIN digunakan untuk memenuhi permintaan ekspor ke lebih dari 100 negara.
Oleh sebab itu menjamin kepuasan konsumen baik di pasar dalam negeri maupun ekspor selalu jadi perhatian. Agar memudahkan harapan itu maka penerapan Industry 4.0 menjadi sebuah keharusan.
Menurut Bob Azam sejak beberapa tahun lalu TMMIN telah menyiapkan strategi (roadmap) dalam menyongsong persaingan di era Industri 4.0 yang semakin ketat. Implementasi Roadmap Industry 4.0 di TMMIN sudah memasuki tahap 2 serta berlangsung sampai 2024.
Pada tahap 2 ini (2022-2024) menekankan langkah TMMIN untuk menjadi role model dalam penerapan teknologi digital di dunia sektor otomotif. Ada tiga fokus aktivitas yang menjadi perhatian yaitu Logistic, Maintenance dan Quality.
Mereka pun menerapkan beragam inovasi seperti Robot Process Automation (RPA), Predictive Maintenance, e-Warehouse, Quality Inspection and Engine Traceability. Berkat ini maka kualitas produk menjadi lebih terjamin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain