Toyota Eksperimen GR Yaris Dijejali Hidrogen

Toyota mengembangkan GR Yaris yang menjadi peminum bahan bakar jenis hidrogen untuk melanjutkan proyek Corolla

Toyota Eksperimen GR Yaris Dijejali Hidrogen
Denny Basudewa

TRENOTO – Toyota terus mengembangkan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Tidak tanggung-tanggung, uji coba yang dilakukan melalui ajang balap ketahanan.

Dikutip dari Carscoops, Toyota pernah mencoba Corolla bertenaga hidrogen pada ajang Super Taikyu 24-Hour. Lewat ajang balap, mereka ingin membuktikan ketangguhan dan keandalan mesin hidrogen.

Puas dengan uji coba dilakukan pada beberapa bulan silam, kini Toyota mengembangkan teknologi serupa pada GR Yaris. Mesinnya masih sama, namun tidak lagi membakar bensin konvensional.

Berbeda dengan Toyota Mirai yang merupakan kendaraan fuel-cell. Meskipun keduanya meminum jenis bahan bakar hidrogen dan melalui proses pengisian serupa.

Toyota GR Yaris Hidrogen masih menggunakan mesin sama seperti sebelumnya. Di dalam kap mesin disematkan mesin 1.6L tiga silinder turbocharger dengan kode G16E-GTS.

Menjadi pembeda hanyalah sistem bahan bakar dan pembakarannya saja. Toyota GR Yaris dirancang untuk membakar BBM jenis hidrogen.

Photo : Carscoops

Pada pengetesan sebelumnya bersama Corolla, Toyota mengalami beberapa masalah seperti pengisian ulang hidrogen. Walhasil mereka menghabiskan banyak waktu di dalam pit meskipun bisa menuntaskan lomba.

Sistem pembakaran hidrogen dikatakan lebih efisien daripada bahan bakar umumnya. Tidak heran Toyota terus mengembangkan teknologi hidrogen satu ini.

Keunggulan bahan bakar hidrogen dibandingkan BBM pada umumnya adalah meminimalisir emisi berbahaya yang dihasilkan. Hidrogen dikatakan lebih cepat terbakar sehingga mesin lebih responsif.

Lebih lanjut dikatakan alasan Toyota dan pabrikan lainnya lebih senang melakukan konversi dari mesin konvensional ke hidrogen. Daripada melakukan pengembangan mesin baru  dirancang sebagai peminum hidrogen seperti Mirai.

Konversi dari mesin peminum bensin ke hidrogen memiliki karakter khusus yang  tidak bisa dihilangkan. Mobil berbahan bakar konvensional disebut-sebut memiliki suara serak khas dan disukai banyak orang.

Photo : Carscoops

“Pembakaran model hidrogen adalah permulaan dalam konsep pengembangan. Kami memulai pekerjaan ini sejak 2017,” sebut Toyota seperti dikutip Carscoops.

Mesin peminum hidrogen hingga saat ini belum siap untuk dipasarkan. Faktanya Toyota masih menaruh perhatian pada kendaraan yang berbeda untuk dikembangkan.

Toyota saat ini masih terus mengembangkan jenis kendaraan elektrifikasi. Cukup banyak model yang dikembangkan seperti HEV, BEV, PHEV dan FCEV.


Terkini

modifikasi
Spacer Mobil

Plus Minus Pakai Spacer untuk Mobil, Ketahui Risikonya

Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pajero Debut ASEAN di Oktober, Thailand Negara Pertama

Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya

mobil
Mobil Listrik

TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci

Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang

motor
Wahana Hadirkan Bengkel AHASS Siaga dan Diskon Selama Mudik

Cara Diler Honda Mudahkan Akses Servis Motor buat Konsumen

Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan

otosport
MotoGP Jepang 2026

Jadwal MotoGP Jepang 2026: Kesempatan Marquez Kembali ke Puncak

Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini, Selasa 29 September 2026

Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta

news
SIM keliling Bandung

29 September SIM Keliling Bandung Ada di 2 Lokasi, Cek Jadwalnya

Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung

news
Belkote

Belkote dan AXT Bakal Punya Pabrik Baru di Cikande

Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia