Toyota GR Yaris Morizo RR Meluncur Terbatas, Belinya Diundi
09 Januari 2026, 15:00 WIB
Toyota mengembangkan GR Yaris yang menjadi peminum bahan bakar jenis hidrogen untuk melanjutkan proyek Corolla
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota terus mengembangkan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Tidak tanggung-tanggung, uji coba yang dilakukan melalui ajang balap ketahanan.
Dikutip dari Carscoops, Toyota pernah mencoba Corolla bertenaga hidrogen pada ajang Super Taikyu 24-Hour. Lewat ajang balap, mereka ingin membuktikan ketangguhan dan keandalan mesin hidrogen.
Puas dengan uji coba dilakukan pada beberapa bulan silam, kini Toyota mengembangkan teknologi serupa pada GR Yaris. Mesinnya masih sama, namun tidak lagi membakar bensin konvensional.
Berbeda dengan Toyota Mirai yang merupakan kendaraan fuel-cell. Meskipun keduanya meminum jenis bahan bakar hidrogen dan melalui proses pengisian serupa.
Toyota GR Yaris Hidrogen masih menggunakan mesin sama seperti sebelumnya. Di dalam kap mesin disematkan mesin 1.6L tiga silinder turbocharger dengan kode G16E-GTS.
Menjadi pembeda hanyalah sistem bahan bakar dan pembakarannya saja. Toyota GR Yaris dirancang untuk membakar BBM jenis hidrogen.
Pada pengetesan sebelumnya bersama Corolla, Toyota mengalami beberapa masalah seperti pengisian ulang hidrogen. Walhasil mereka menghabiskan banyak waktu di dalam pit meskipun bisa menuntaskan lomba.
Sistem pembakaran hidrogen dikatakan lebih efisien daripada bahan bakar umumnya. Tidak heran Toyota terus mengembangkan teknologi hidrogen satu ini.
Keunggulan bahan bakar hidrogen dibandingkan BBM pada umumnya adalah meminimalisir emisi berbahaya yang dihasilkan. Hidrogen dikatakan lebih cepat terbakar sehingga mesin lebih responsif.
Lebih lanjut dikatakan alasan Toyota dan pabrikan lainnya lebih senang melakukan konversi dari mesin konvensional ke hidrogen. Daripada melakukan pengembangan mesin baru dirancang sebagai peminum hidrogen seperti Mirai.
Konversi dari mesin peminum bensin ke hidrogen memiliki karakter khusus yang tidak bisa dihilangkan. Mobil berbahan bakar konvensional disebut-sebut memiliki suara serak khas dan disukai banyak orang.
“Pembakaran model hidrogen adalah permulaan dalam konsep pengembangan. Kami memulai pekerjaan ini sejak 2017,” sebut Toyota seperti dikutip Carscoops.
Mesin peminum hidrogen hingga saat ini belum siap untuk dipasarkan. Faktanya Toyota masih menaruh perhatian pada kendaraan yang berbeda untuk dikembangkan.
Toyota saat ini masih terus mengembangkan jenis kendaraan elektrifikasi. Cukup banyak model yang dikembangkan seperti HEV, BEV, PHEV dan FCEV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 15:00 WIB
30 Juli 2025, 17:00 WIB
13 April 2025, 09:00 WIB
04 Maret 2025, 22:30 WIB
19 Februari 2025, 14:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin
16 Januari 2026, 06:24 WIB
BYD punya sirkuit all-terrain dengan fasilitas lengkap sebagai tempat pengetesan dan pamer ketangguhan New Energy Vehicle atau NEV
16 Januari 2026, 06:00 WIB
Meski ada libur nasional Isra Miraj hari ini, SIM keliling Bandung hadir guna memenuhi kebutuhan pengedara