Spesifikasi Hyundai Ioniq 3, Rival Baru MG 4 EV
22 April 2026, 15:00 WIB
TKDN Hyundai Kona Electric berhasil mencatatkan prestasi tersendiri karena sudah memiliki TDKN 80 persen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya dengan terus menambah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk-produknya.
Model terbaru adalah Hyundai Kona yang sudah memiliki TKDN hingga 80 persen atau terbesar dibandingkan mobil listrik lainnya. Hal ini karena produksinya sudah dilakukan di dalam negeri mulai dari pembuatan sel baterai hingga perakitan.
“Saat ini untuk mobil listrik di Indonesia yang menggunakan sel baterai PT HLI Green Power baru Hyundai Kona Electric. Model tersebut menggunakan 216 sel baterai,” ungkap Ubaidah Jarrah, Professional Cell Technology Team PT HLI Green Power (14/05).
Meski buatan dalam negeri tetapi kualitas sel baterai diklaim memiliki standar tinggi. Bahkan produk tersebut sudah di ekspor untuk kebutuhan pasar global.
“Saat ini sel baterai yang kami produksi 98 persen digunakan bagi kebutuhan ekspor. Sementara sisanya dipakai buat memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri khususnya Hyundai Kona Electric,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa Hyundai Kona Electric hadir dalam dua baterai berkapasitas berbeda. Varian terendah memakai baterai Lithium-ion berdaya 48,9 kWh dengan jarak tempuh lebih dari 400 Km
Sementara varian diatasnya memiliki kapasitas 66 kWh yang mampu menempuh hingga 600 Km dalam sekali pengisian. Jauhnya jarak tempuh dipercaya bisa mengatasi kekhawatiran masyarakat ketika berkendara jauh.
Tak hanya baterai, Hyundai juga sudah menyematkan beragam fitur kekinian buat menarik minat pelanggan. Seperti Panoramic Sunroof, Indoor dan outdoor V2L (Vehicle to Load) untuk pengisian daya, Bluelink Connectivity, Wireless Charging serta Bose Premium Speaker.
Masih ada Hyundai SmartSense yang terdiri dari Lane Keeping Assist, SCC (Smart Cruise Control) With Stop and Go, Lane Following Assist, Blind Spot View Monitor, Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist, Blind Spot Collision Avoidance Assist, Forward Collision Avoidance assist With Junction Turning.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil