Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium
13 Juni 2026, 20:27 WIB
TKDN Hyundai Kona Electric berhasil mencatatkan prestasi tersendiri karena sudah memiliki TDKN 80 persen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya dengan terus menambah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk-produknya.
Model terbaru adalah Hyundai Kona yang sudah memiliki TKDN hingga 80 persen atau terbesar dibandingkan mobil listrik lainnya. Hal ini karena produksinya sudah dilakukan di dalam negeri mulai dari pembuatan sel baterai hingga perakitan.
“Saat ini untuk mobil listrik di Indonesia yang menggunakan sel baterai PT HLI Green Power baru Hyundai Kona Electric. Model tersebut menggunakan 216 sel baterai,” ungkap Ubaidah Jarrah, Professional Cell Technology Team PT HLI Green Power (14/05).
Meski buatan dalam negeri tetapi kualitas sel baterai diklaim memiliki standar tinggi. Bahkan produk tersebut sudah di ekspor untuk kebutuhan pasar global.
“Saat ini sel baterai yang kami produksi 98 persen digunakan bagi kebutuhan ekspor. Sementara sisanya dipakai buat memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri khususnya Hyundai Kona Electric,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa Hyundai Kona Electric hadir dalam dua baterai berkapasitas berbeda. Varian terendah memakai baterai Lithium-ion berdaya 48,9 kWh dengan jarak tempuh lebih dari 400 Km
Sementara varian diatasnya memiliki kapasitas 66 kWh yang mampu menempuh hingga 600 Km dalam sekali pengisian. Jauhnya jarak tempuh dipercaya bisa mengatasi kekhawatiran masyarakat ketika berkendara jauh.
Tak hanya baterai, Hyundai juga sudah menyematkan beragam fitur kekinian buat menarik minat pelanggan. Seperti Panoramic Sunroof, Indoor dan outdoor V2L (Vehicle to Load) untuk pengisian daya, Bluelink Connectivity, Wireless Charging serta Bose Premium Speaker.
Masih ada Hyundai SmartSense yang terdiri dari Lane Keeping Assist, SCC (Smart Cruise Control) With Stop and Go, Lane Following Assist, Blind Spot View Monitor, Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist, Blind Spot Collision Avoidance Assist, Forward Collision Avoidance assist With Junction Turning.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi