Tantang Honda Brio, Daihatsu Sirion Facelift Klaim Lebih Irit

Daihatsu Sirion Facelift diklaim lebih irit dari edisi sebelumnya berkat dibekali fitur baru di dalamnya

Tantang Honda Brio, Daihatsu Sirion Facelift Klaim Lebih Irit
Denny Basudewa

TRENOTO – Daihatsu Sirion Facelift baru saja diluncurkan dan menantang Honda Brio di pasar City Car Indonesia. Mobil mungil disebut-sebut mengalami ubahan pada sektor jantung pacu yang menambah efisiensi bahan bakar.

Sebagai mobil yang telah dipasarkan di Tanah Air sejak 2007 ini mengalami 3 ubahan mendasar. Seperti telah TrenOto wartakan sebelumnya, mobil tersebut menyasar sahabat muda untuk mendukung kebutuhannya sehari-hari.

“Daihatsu menghadirkan SIrion dengan tampilan sporti, didukung dengan beragam fitur kekinian yang sesuai dengan para generasi muda. Langkah ini sesuai dengan tagline #SahabatMuda,” kata Dendy Triyanto, Executive Coordinator Head of Product Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di sela-sela peluncuran (02/06).

Photo : TrenOto

Selain ubahan menyasar pada 3 hal mendasar meliputi Stylish, Fun to Drive dan Comfort. ADM juga membuat produk terbarunya tersebut lebih irit bahan bakar.

Disebutkan Daihatsu Sirion Facelift menggendong mesin dengan kode 1 NR-VE DOHC Dual VVT-i. Adapun kapasitas mesinnya 1.329 cc empat silinder segaris 16 valve.

Lalu jantung mekanis tersebut dipercaya mampu menghasilkan daya mencapai 93 hp pada 6.000 rpm. Sedangkan torsi puncaknya diklaim sebesar 119 Nm pada 4.200 rpm.

Mesin Daihatsu Sirion Facelift memang tidak mendapat ubahan sama sekali. Namun ADM mengatakan telah membenamkan satu fitur baru yang mendukung efisiensi.

City Car buatan Malaysia tersebut sekarang dibekali dengan fitur Idle Stop System. Sistem tersebut dikatakan membantu mereduksi penggunaan bahan bakar sehingga menjadi lebih efisien.

Photo : TrenOto

“Fitur Idle Stop System berdasarkan hasil riset internal kami bisa membuat lebih irit 10 persen dari sebelumnya. Angka ini lumayan untuk anak muda,” jelas Hendrayadi Lastiyoso, Customer Relation Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation di kawasan Serpong, Banten.

Lebih lanjut dikatakan bahwa konsumsi BBM Daihatsu Sirion Facelift mencapai 21 km/liter.

Hasil yang dibukukan produk terbaru Daihatsu sama dengan catatan Honda Brio. Pihak Honda Prospect Motor menyatakan konsumsi BBM produknya tersebut 21 km/liter.

Artinya persaingan di kelas City Car akan lebih menarik. Meskipun diketahui saat ini Honda Brio masih menjadi mobil paling laris di Indonesia karena salah satu variannya termasuk kendaraan LCGC (Low Cost Green Car).


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung