Syarat Agar Mobil Listrik China Bisa Bertahan di Indonesia

Mobil listrik China bisa bertahan dalam jangka waktu panjang di Indonesia, asal memperhatikan dua faktor ini

Syarat Agar Mobil Listrik China Bisa Bertahan di Indonesia

KatadataOTO – Pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan lewat berbagai langkah. Salah satunya adalah pemberian insentif mobil listrik berupa potongan pajak.

Berbagai manufaktur terus berdatangan ke Indonesia, hampir seluruhnya berasal dari China. Pemain besar di negara asalnya juga mulai merambah tanah air, seperti BYD dan Geely.

Sementara merek lain yang sudah lebih lama meniti di dalam negeri seperti Chery rutin memperkenalkan model anyar. Terkininya Chery merilis SUV offroad listrik yakni J6 dengan harga Rp 500 juta sampai Rp 600 jutaan.

Kehadiran produk-produk EV (electric vehicle) baru, dalam jangka waktu pendek nampaknya cukup berkontribusi terhadap penjualan nasional.

Spesifikasi Geely EX5
Photo : Geely Global

Deretan mobil listrik asal Tiongkok juga diyakini bisa turut membantu mendongkrak angka penjualan mobil secara nasional. Namun, ada dua hal jadi penentu kesuksesan mobil listrik China di sini.

“Dalam jangka panjang, harga dan kelengkapan ekosistem (SPKLU dan lainnya) yang akan menentukan penjualan mobil listrik,” kata Riyanto, pengamat otomotif LPEM (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat) UI saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Mendukung pertumbuhan penggunaan mobil listrik, sejumlah pihak terkait sudah mulai mengembangkan ekosistem pendukung seperti stasiun pengisian kendaraan listrik di banyak tempat.

Terbarunya, PT PLN (Persero) disebut menyiapkan 1.000 unit SPKLU di jalur mudik Trans Jawa-Sumatera, tersebar di 615 lokasi serta dilengkapi petugas siaga.

Mengingat ekosistem jadi perhatian utama konsumen sebelum beli mobil listrik, Riyanto meyakini hal tersebut jadi salah satu faktor penentu kesuksesan penjualan EV China di Indonesia.

Upaya Pemerintah Penuhi Komitmen Keberlanjutan

Di samping insentif mobil listrik, ada subsidi pajak mobil hybrid sebesar tiga persen. Meskipun angkanya terbilang kecil, pengamat menilai bantuan tersebut bakal efektif.

SPK Toyota di IIMS 2025 Lampaui Perolehan 2024, Zenix Laris Manis
Photo : TAM

“Apalagi kalau harga BBM naik. Banyak yang akan bergeser ke (mobil) hybrid),” kata Riyanto.

Manfaat insentif mobil hybrid diklaim bisa dinikmati baik oleh produsen maupun konsumen. Pada mobil Toyota, bantuan membuat harga Kijang Innova Zenix HEV bisa ditekan Rp 10 jutaan ke atas.

Hal ini, menurut Riyanto, nantinya membuat harga mobil hybrid tidak terpaut jauh dengan mobil bensin. Jadi, dapat menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.


Terkini

otosport
Aprilia

Aprilia Diyakini Menjadi Ancaman Serius Bagi Ducati di MotoGP 2026

Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP

mobil
Honda City Hatchback

City Hatchback Tak Lagi Disuplai ke Diler, Honda Buka Suara

Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong

mobil
BYD

BYD Punya Sub Merek Baru, Tawarkan Mobil buat Armada Taksi

BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi

mobil
Mobil Cina

BYD Jadi Merek Mobil Cina Terlaris di 2025, Jual 44 Ribu Unit

BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu

mobil
PHEV Chery

Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu

Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi

otopedia
Honda Super One

Mengenal COE yang Buat Harga Honda Super One Melambung Tinggi

Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari