Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki berencana menghadirkan mobil listrik pertama mereka di Indonesia, e Vitara yang memakai basis eVX
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) tengah gencar menghadirkan sejumlah lini produk ramah lingkungan berteknologi mild hybrid di Indonesia.
Dari segi harga, mild hybrid dijual dengan harga lebih kompetitif. Kemudian masih tersedia dalam varian transmisi manual sesuai kebutuhan konsumen.
Namun di masa mendatang, Suzuki bakal memperkuat portofolio kendaraan ramah lingkungan mereka dengan memboyong mobil listrik.
Ketika dikonfirmasi soal kelanjutan eVX alias e Vitara yang dipamerkan di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025, Suzuki menegaskan pendekatan ke arah elektrifikasi masih terus dilakukan.
“Secara strategi pendekatan kami menggunakan yang namanya multi pathway,” kata Dony Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Managing Director PT SIS di Jakarta beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan Suzuki melakukan pendekatan ke konsumen melalui teknologi mild hybrid terlebih dulu. Baru kemudian bertahap ke mobil listrik berbasis baterai.
“Baik itu dari ICE (Internal Combustion Engine) dengan BEV (Battery Electric Vehicle) yang secara kombinasi menjadi mild hybrid, kemudian kami langsung lompat ke BEV, atau ke fuel cell dan lain sebagainya. Ini secara strategi kami namanya multi pathway,” kata Dony.
Sayangnya dia enggan menjelaskan lebih rinci terkait kehadiran mobil listrik eVX atau e Vitara di Indonesia.
Sekadar informasi, pada Februari 2025 Suzuki telah mengkonfirmasi kehadiran mobil listrik e Vitara di Indonesia pada awal 2026.
Lahir sebagai mobil konsep eVX, model tersebut menggabungkan teknologi mumpuni dan karakter petualang.
Sebelum dipamerkan di Indonesia, e Vitara debut di Bharat Mobility Global Expo, India pada 17 Januari 2025 sebagai EV perdana mereka.
Dibandingkan versi konsepnya, e Vitara mendapatkan sejumlah penyesuaian di bagian eksterior seperti door handle konvensional menggantikan desain flush.
Tri-led DRL (Daytime Running Light) pada bagian depan masih sama seperti eVX, hanya saja berukuran sedikit lebh besar.
Secara dimensi, ukuran P x L x T model tersebut adalah 4.275 mm x 1.800 mm x 1.635 mm sedangkan wheelbase-nya 2.700 mm.
Buat gambaran, ini tidak berbeda jauh dari mobil listrik Chery Omoda E5 yang memiliki panjang 4.424 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.588 mm dan wheelbase 2.630 mm.
Baterai digunakan bermaterial LFP (Lithium Ferro Phosphate) dalam dua opsi kapasitas, 49 kWh atau 61 kWh. Menawarkan jarak tempuh sampai 500 km dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 14:45 WIB
02 Mei 2026, 17:04 WIB
01 Mei 2026, 16:17 WIB
29 April 2026, 15:49 WIB
09 April 2026, 18:06 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta