BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil
03 September 2026, 16:02 WIB
Suzuki mengatakan, kehadiran kei car bertenaga listrik BYD Racco jadi ancaman besar buat berbagai merek
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD baru saja memperkenalkan mobil listrik yang dikembangkan khusus untuk mengisi segmen kei car atau mobil kecil di Jepang, BYD Racco.
Ini disebut sebagai model pertama BYD yang dirancang secara spesifik buat satu pasar di luar Cina.
Keputusan BYD menghadirkan kei car Racco adalah memperluas jangkauan pasar dan memberikan lebih banyak opsi kepada konsumen.
Perlu diketahui, mobil listrik bisa dibilang belum sebegitu populer di negeri sakura. BYD sebelumnya sudah mulai menawarkan Electric Vehicle (EV) di sana, tetapi portofolionya masih mirip seperti di negara lain seperti Seal dan Dolphin.
Sehingga BYD akhirnya mengikuti permintaan pasar setempat dan menciptakan kei car perdana mereka, BYD Racco.
Hal ini menuai respons dari berbagai pihak, salah satunya adalah pabrikan lokal Jepang, Suzuki.
Pihak Suzuki mengatakan bahwa masuknya BYD merupakan sebuah inovasi yang signifikan di sektor kendaraan kecil Jepang.
Dari antara banyak standar mobil kecil di seluruh dunia, BYD memilih kei car sebagai dasar pengembangan produk teranyar mereka.
“Keraguan konsumen Jepang untuk membeli produk Cina semakin menurun. Saya percaya mereka (BYD) adalah ancaman besar,” kata Toshihiro Suzuki, Presiden dan CEO Suzuki Motor Corporation dikutip dari IT Home, Rabu (05/11).
Suzuki mengatakan sebuah kompetisi baru akan dimulai. Dia berharap semua pihak bisa belajar satu sama lain demi mendukung kemajuan industri.
Respons Suzuki dapat menjadi pertanda bahwa risiko besar yang diambil BYD di pasar Jepang berpeluang membuahkan hasil.
Sebab model dihadirkan kali ini menyesuaikan kebutuhan konsumen dan merupakan jenis kendaraan yang banyak digunakan di Jepang.
Menanggapi hal tersebut, pihak BYD menegaskan kompetitor utama mereka di Jepang adalah importir kendaraan lain.
“Kami dulu pernah mengatakan, kami di sini tidak untuk bersaing dengan pabrikan Jepang. Namun mau menyuguhkan konsumen lebih banyak pilihan,” kata Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pacific Automotive Sales Division dalam kesempatan terpisah.
Xueliang turut meyakini bahwa pertumbuhan pasar BYD di Jepang mungkin tidak akan secepat di negara-negara lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 16:02 WIB
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Terkini
03 September 2026, 16:46 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat menyambangi kota Batam dengan segala keunggulan masyarakat untuk bermobilitas
03 September 2026, 16:02 WIB
Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dengan investasi Rp11,7 triliun dengan kapasitas maksimal 150 ribu per tahun.
03 September 2026, 09:00 WIB
Jika dilihat Marc Marquez memang belum pernah menyelesaikan satu pun balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok
03 September 2026, 07:00 WIB
Pemberian insentif motor listrik masih belum menemui kepastian di September 2026, Kementerian ESDM buka suara
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa dimanfaatkan jika Anda ingin memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara hari ini
03 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan sistem hadir kembali sore 16.00 WIB
03 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, berikut lokasinya
02 September 2026, 19:52 WIB
Pertamina menaikan harga BBM jenis Pertamax Green menjadi Rp 19.150 per liter yang berlaku mulai hari ini