Suzuki Jimny 5 Pintu Debut, Lebih Murah dari Ertiga Hybrid

Suzuki Jimny 5 pintu debut tanpa varian hybrid meski sebelumnya dirumorkan bakal meluncur pakai mesin bensin dan mild hybrid

Suzuki Jimny 5 Pintu Debut, Lebih Murah dari Ertiga Hybrid

TRENOTO – Suzuki Jimny 5 pintu resmi debut di Auto Expo 2023, India. Sebelumnya versi barunya diyakini bakal hadir dalam pilihan mesin mild hybrid.

Namun ternyata Suzuki belum menyematkan teknologi tersebut pada mobil ini. Unitnya tersedia dalam dua opsi transmisi yakni manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan.

Dimensinya ternyata sedikit lebih besar dari yang diprediksi. Dikutip dari Carscoops, Senin (16/1) SUV (Sport Utility Vehicle) Jimny terbaru memiliki panjang 3.985 mm, lebar 1.645 mm dan tinggi 1.720 mm dengan wheelbase 2.590 mm.

Sisanya bisa dibilang identik. Pemilihan warna hijau muda yang dipublikasikan Suzuki pastinya mengingatkan konsumen akan versi original Suzuki Jimny.

Photo : Carscoops

Kemudian bobotnya ada di kisaran 1.195 kg – 1.212 kg atau lebih berat 75 kg – 125 kg dari Jimny versi 3 pintu. 

Beralih ke area kabin ruang untuk penumpang baris kedua lebih luas dengan desain baru. Paling nyaman, kursi pengemudi dan penumpang depan bisa dibuat rebah vertikal hingga sejajar jok kursi penumpang baris kedua.

Sedangkan area bagasinya berkapasitas 208 liter. Jika kursi penumpang baris kedua dilipat maka ruang bagasi jadi lebih luas di 322 liter.

Kemudian di bagian interior terlihat ada head unit layar sentuh berukuran kira-kira 7 inci sampai 9 inci. Ini bisa dihubungkan ke Android Auto ataupun Apple Carplay.

Baca juga: DAMD Bawa 3 Modifikasi Suzuki Jimny untuk Tokyo Auto Salon 2023

Bicara soal fitur mobil dilengkapi kamera belakang yang terhubung dengan headunit. Pada varian tertingginya, Alpha ada tambahan headlight LED, pelek alloy 15 inci, cruise control, kemudi dibalut bahan leather, headunit 9 inci dan empat speaker Arkamys.

SUV ladder-frame tersebut memboyong mesin bensin 1.5 liter yang bisa menghasilkan tenaga 103 hp dan torsi maksimum 134 Nm. Meski akhirnya pakai mesin bensin tidak menutup kemungkinan Suzuki menyematkan teknologi mild hybrid untuk SUV andalannya.

Mobil ini diperkirakan dibanderol Rs 10 – 12 lakh. Jika dirupiahkan angkanya setara Rp218.4 juta – 227.6 juta.

Photo : Carscoops

Suzuki akan memasarkan model terbaru Jimny di untuk pasar global termasuk India, Afrika dan Amerika Latin. Di Indonesia konsumen bisa menikmati varian 3 pintunya.

Dikenal sejak 1980an, SUV legendaris ini mengalami penyegaran di 2019 pada pameran otomotif GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show). 


Terkini

mobil
BYD

Pabrik BYD Subang Siap Produksi Beberapa Model di Kuartal 1 2026

BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model

news
Mitsubishi Fuso

Usaha Mitsubishi Fuso Buktikan Kualitas, Gelar Kompetisi Diler

Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan

motor
TVS Callisto 125

TVS Callisto 125 Punya Dua Warna Baru di 2026

Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada

mobil
Mobil Listrik

Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020

Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina

news
Pelat nomor cantik

Cek Biaya Pembuatan Pelat Nomor Cantik Terbaru 2026

Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan

news
Ganjil Genap Puncak

Ada Libur Israj Miraj, Ganjil Genap Puncak Bogor Diberlakukan

Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak

mobil
Honda

Honda Klaim Jaga Stok di 2025 Hingga Wholesales Turun Drastis

Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam

mobil
Penjualan Honda

Penjualan Honda 2025 Turun Hingga 30 Persen, Ini Penyebabnya

Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif