Suzuki Ertiga Segera Mendapat Penyegaran, Siapkan Kocek
20 Oktober 2025, 13:00 WIB
Suzuki Ertiga Hybrid sudah didiskon Rp10 juta meski baru diluncurkan secara resmi pada 10 Juni 2022 mendatang
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski belum diluncurkan, tenaga penjual telah memberi beragam kemudahan untuk pelanggan yang hendak membeli Suzuki Ertiga Hybrid. Salah satunya adalah dengan memberikan diskon menarik.
Tak tanggung-tanggung, tenaga penjual berani memberikan diskon sekitar Rp5 hingga Rp10 juta dari harga penawaran perdana. Berkat diskon, Suzuki Ertiga Hybrid Sport bisa didapatkan dengan kocek Rp282.3 juta.
“Diskon belum ada yang fix, baru rangenya saja. Diskonnya sekitar Rp5 hingga Rp10 juta,” ungkap tenaga penjual tersebut.
Selama ini Suzuki memang cukup dikenal agresif dalam memberikan penawaran, khususnya diskon meski mobil belum diluncurkan. Langkah tersebut pun terbilang efektif untuk mengangkat penjualan kendaraan di awal peluncurannya.
Tak hanya diskon, Suzuki juga kerap menawarkan hadiah langsung berupa gadget terbaru untuk pelanggannya. Beragam kemudahan kredit pun juga sering diberikan kepada mereka yang hendak melakukan pembelian di awal-awal peluncuran.
Perlu diketahui bahwa Suzuki Ertiga Sport Hybrid akan hadir dalam 2 varian yaitu GX dan Sport dengan harga mulai dari Rp281.3 hingga Rp292.3 juta. Sementara tipe GA serta GL tetap menggunakan teknologi pembakaran konvensional guna memberi pilihan pada masyarakat.
Peluncuran akan dilakukan pada 10 Juni 2022 dan diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Terlebih konsumsi BBM sudah berkurang hingga 27 persen bila dibandingkan pembakaran konvensional.
Sebagai informasi, teknologi yang ditawarkan pada LMPV andalannya ini adalah mild hybrid guna menambah efisiensi bahan bakar. Hal tersebut dimungkinkan sebab mesin mampu mengisi daya baterai menggunakan teknologi Integrated Starter Generator (ISG).
ISG merupakan otak yang mengompresi juga mengatur kendaraan menjadi irit ditopang motor listrik serta baterai 70Ah. ISG memiliki dua fungsi yaitu sebagai generator untuk menangkap dan menyimpan energi ke baterai saat mengalami deselerasi (perlambatan) serta motor akan memberikan tambahan daya ke mesin saat akselerasi.
Suzuki menilai teknologi ini merupakan pilihan terbaik bagi masyarakat sebelum berpindah ke mobil listrik. Pasalnya masyarakat tidak perlu mengubah kebiasaannya dan infrastruktur yang dibangun pun tidak terlalu rumit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Oktober 2025, 13:00 WIB
27 September 2025, 07:00 WIB
10 September 2025, 10:00 WIB
02 Desember 2024, 08:00 WIB
17 November 2024, 10:02 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi
19 Januari 2026, 12:00 WIB
Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang
19 Januari 2026, 09:00 WIB
Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat