SUV Mewah YangWang U8 Pamerkan Teknologi Amfibi BYD

Sub merek BYD satu ini menyasar konsumen kelas atas dengan teknologi canggih, ini kecanggihan YangWang U8

SUV Mewah YangWang U8 Pamerkan Teknologi Amfibi BYD
Serafina Ophelia

KatadataOTO – YangWang U8 menjadi SUV mewah yang meluncur di bawah sub merek BYD pada September 2023. Model tersebut dibanderol 150.000 USD atau setara Rp 2,3 miliar dalam kurs rupiah.

Sekadar informasi sub merek YangWang mengisi kelas premium dan jadi salah satu wadah BYD memamerkan teknologi terkininya. Kendaraan diperkenalkan merupakan NEV (New Energy Vehicle) alias ramah lingkungan.

Mobil itu laris manis di China. Hingga saat ini sudah ada 1.652 unit diantar ke para konsumen.

Oleh karena itu BYD memboyong U8 ke Eropa melalui pameran otomotif Geneva Motor Show 2024. Untuk diketahui YangWang U8 dibekali teknologi EREV (Electric Range Extended Vehicle).

YangWang U8
Photo : CarnewsChina

Mirip hybrid, tapi mobil EREV tetap dilengkapi mesin bensin yang bekerja sebagai generator baterai dan tidak terhubung langsung dengan roda.

Baterai digunakan adalah Blade Battery berkapasitas 49 kWh, memberi jarak tempuh sampai 180 km. Dalam kondisi baterai penuh dan tangki bensin 75 liter terisi mobil ini dapat menjelajah sampai 1.000 km.

Tantang Mercedes Benz G-Class

YangWang U8 menjadi mobil produksi massal termahal yang dijual oleh BYD. Dimensinya besar memiliki panjang 5.319 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.930 mm serta wheelbase 3.050 mm.

Jika dibandingkan Mercedes Benz G-Class, U8 lebih panjang 502 mm dan wheelbase 160 mm di atas G-Class.

Pihak pabrikan memakaikan platform e4 di U8 dan diintegrasikan dengan Hydraulic Body Control System Disus-P. Ini membuat mobil bisa naik dan turun sampai 150 mm.

Jadi unik karena YangWang U8 punya sejumlah keunggulan. Misal berputar 360 derajat dan mengapung di air dalam kondisi darurat berkat Wading Mode.

Apabila mode tersebut aktif ada sejumlah sensor di sekitar mobil mendeteksi lingkungan sekitar dan kedalaman air.

Selanjutnya mesin bensin akan dimatikan dan sistem suspensi Disus-P naik sampai level maksimal. Kaca jendela mobil tertutup otomatis kemudian sunroof terbuka guna memberikan jalan keluar buat penumpang di kabin.

YangWang U8
Photo : TopGear

Mobil bisa bertahan selama 30 menit dan melaju 3 km/jam, hanya untuk kondisi darurat. BYD sendiri menegaskan ini tidak dapat digunakan buat keseharian.

Setelah emergency floating YangWang U8 harus dibawa ke service center terdekat agar kondisi mesin bisa diperiksa lebih lanjut.


Terkini

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif