Skema Kredit Syariah Toyota Avanza, Cicilannya Ringan

Paket kredit syariah Toyota Avanza cukup banyak, mulai dari cicilan ringan hingga DP ringan bisa didapatkan sesuai kebutuhan

Skema Kredit Syariah Toyota Avanza, Cicilannya Ringan
Adi Hidayat

TRENOTO – Ada banyak cara membeli kendaraan, salah satunya adalah kredit. Beragam pilihan paket pun ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan, termasuk kredit syariah Toyota Avanza yang ternyata menjanjikan banyak keuntungan.

Generasi ketiga Toyota Avanza resmi meluncur di GIIAS 2021. Tampilan dari low MPV tersebut kini hadir dengan wujud sporti dan telah menggunakan sistem penggerak roda depan, sehingga diklaim lebih nyaman digunakan. Menariknya, harga dari Toyota Avanza pun boleh dikatakan masih sangat kompetitif bila dibandingkan kompetitor.

Dengan beragam keunggulannya, tidak heran bila banyak perusahaan pembiayaan tertarik untuk memberikan beragam paket menarik. Salah satunya adalah Adira Finance Syariah yang menawarkan paket pembiayaan menarik pada pelanggan.

Photo : Toyota Astra motor

Dalam penawarannya, Toyota Avanza 1.3 E M/T seharga Rp206.2 juta bisa dibawa pulang hanya dengan membayar TDP sebesar Rp62 juta. Cicilannya pun menarik, hanya Rp4.73 juta dan tenor 60 bulan.

Bila dirasa terlalu lama, maka pelanggan bisa mengambil paket tenor tercepat yaitu 12 bulan. Caranya adalah membayar TDP Rp62 juta dan membayar cicilan sebesar Rp14.2 juta per bulan.

Jika ingin mendapatkan cicilan yang lebih ringan, Adira Finance Syariah juga menawarkan paket menarik. Salah satunya adalah cicilan Rp3.7 juta dan tenor selama 60 bulan. Untuk mendapatkannya, pelanggan cukup membayar TDP sebesar Rp100.6 juta.

Photo : Trenoto

Untuk melakukan pengajuan kredit, ada beberapa berkas yang harus dilengkapi. Mulai dari fotokopi KTP, Kartu Keluarga, SPPT-PBB, slip gaji 3 bulan terakhir, rekening koran 3 bulan terakhir, dan fotokopi NPWP. Bila semua berkas sudah lengkap maka transaksi bisa segera dilakukan.

Meski Toyota Avanza 1.3 E M/T merupakan varian terendah, mobil ini tetap diklaim memiliki kenyamanan lebih baik dibanding sebelumnya. Pasalnya Toyota telah menyematkan suspensi baru yang lebih kuat dalam meredam guncangan.

Toyota menyematkan mesin berkapasitas 1.300 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 96.6 hp dan torsi sebesar 121 Nm. Perfoma tersebut, diklaim Toyota cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat.

Berdasarkan situs resmi, mobil sejuta umat tersebut ditawarkan dalam 4 varian dan dibanderol mulai dari Rp206.2 juta hingga Rp264.4 juta. Beragam keuntungan pun telah ditawarkan, termasuk gratis perawatan berkala hingga 50.000 Km sesuai buku panduan di bengkel resmi.


Terkini

mobil
BYD Racco

BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih

Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco

news
BMW Astra

BMW Astra Kembangkan Potensi Desa Melalui Program DSA

BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan