Cara dan Syarat Dapat Diskon Pertamax Selama Arus Balik 2025
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
Daihatsu hadapi kelangkaan cip semikonduktor dengan lebih terorganisir sehingga tidak terjadi kelangkaan terlalu tinggi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kelangkaan cip semikonduktor memang telah memukul pabrikan otomotif secara global. BMW misalnya, mereka mengirimkan mobil tanpa beberapa fitur hiburan demi memastikan kelancaran distribusi.
Sementara di Indonesia, kelangkaan cip semikonduktor sangat terasa pada Honda. Hal ini terlihat dari panjangnya waktu inden beberapa kendaraan khususnya all new Honda HR-V yang diluncurkan beberapa waktu lalu.
Berdasarkan catatan, waktu inden Honda HR-V telah mencapai September dan masih bisa terus bertambah. Tak ayal Honda Prospect Motor pun terus memutar otak agar dapat meningkatkan produksi kendaraan.
Di lain pihak, PT Astra Daihatsu Motor justru terlihat lebih tenang dalam menghadapi krisis ini. Padahal Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menyampaikan bahwa kelangkaan tersebut juga memperngaruhi mereka.
Bedanya, pabrikan asal Jepang ini mengklaim mampu mengatur sedemikian rupa terkait cip semikonduktor sehingga produksi bisa terus berjalan. Bahkan menurutnya, inden mobil terbilang masih terjaga sehingga tidak memberatkan pelanggan dengan waktu tunggu terlalu lama.
“Sebenarnya Daihatsu juga terpengaruh akibat kelangkaan cip semi konduktor. Tapi kami berhasil melakukan manajemen kelangkaan dengan baik bersama para vendor,” terang Hendrayadi beberapa waktu lalu.
Ia bahkan menambahkan bahwa saat ini produksi mobil di pabrik masih berjalan lancar untuk 2 shift. Tak heran bila penjualan selama 2022 terbilang stabil dan berhasil mempertahankan posisi nomor 2 di Indonesia.
Berdasarkan data penjualan Januari hingga April 2022, Daihatsu berhasil meraih hasil positif dengan membukukan angka sebesar 62.347 unit. Jumlah tersebut naik 41.8 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar 43.983 unit.
Namun bila melihat secara lebih detail lagi, perolehan di April 2022 mengalami koreksi dibanding bulan sebelumnya. Selama April 2022 mereka hanya berhasil menjual sebanyak 15.401 unit, turun dibanding Maret yang mencapai 16.318 unit.
Penurunan pun diyakini bukan disebabkan oleh kelangkaan cip semikonduktor melainkan karena selesainya program PPnBM DTP 100 persen. Kondisi ini menyebabkan beberapa harga mobil mengalami kenaikan dan membuat masyarakat enggan membeli.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik