Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil
17 September 2026, 13:00 WIB
BYD menghadapi berbagai tantangan untuk mempopulerkan kei car perdananya, Racco di pasar otomotif Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD mengambil langkah besar menghadirkan mobil listrik buat pasar Jepang yang terbilang sulit ditembus manufaktur Cina.
Di Jepang, mayoritas mobil lalu-lalang di jalan raya merupakan produk merek Jepang seperti Toyota, Daihatsu Mazda dan Suzuki.
Tidak banyak terlihat mobil listrik. Lini elektrifikasi yang banyak ditemui adalah kendaraan hybrid.
Kemudian mobil kecil di segmen kei car juga menjadi salah satu favorit konsumen negeri sakura.
Low Cost Green Car (LCGC) versi Jepang ini menawarkan berbagai keunggulan seperti pajak lebih rendah dan kompak, cocok dipakai di perkotaan.
Melihat peluang itu BYD menghadirkan kei car perdananya khusus pasar Jepang. Berbeda dari kebanyakan kei car, model anyar merek ini bertenaga listrik.
Padahal di Jepang disebutkan bahwa penjualan mobil listrik selama enam bulan pertama 2025 terbilang sangat sedikit karena satu alasan.
“Konsumen tidak memiliki alasan darurat dan kuat untuk membeli Electric Vehicle (EV),” kata Yasushi Yokoyama, Senior Analyst Aizawa Securities seperti dikutip dari The Japan Times, Kamis (30/10).
Satu-satunya mobil listrik mungil dengan penjualan terbanyak di sana adalah Nissan Sakura, masih produk buatan dalam negeri.
Nissan Sakura disebut sebagai mobil listrik terlaris di Jepang selama tiga tahun berturut-turut.
Di samping minat konsumen yang masih rendah, ekosistem pendukung mobil listriknya dinilai masih terbatas.
“Infrastruktur pengisian daya bisa dibilang berkembang, tetapi masih jauh dari kata cukup,” kata Yokoyama.
Agar bisa bersaing, BYD perlu mempersiapkan beberapa hal termasuk layanan purna jual yang mumpuni.
Sehingga dapat meyakinkan konsumen untuk membeli mobil buatan Tiongkok.
“Jika harga dan spesifikasinya atraktif dengan layanan komprehensif, ada kemungkinan mobil kecil BYD bisa populer,” tegas Yokoyama.
Sebagai informasi, kei car BYD Racco debut di Japan Mobility Show 2025 dengan banderol 2,6 juta yen (sekitar Rp 275 jutaan).
Ini merupakan produk pertama BYD yang didesain eksklusif untuk pasar di luar Cina sebagai bagian dari visi mengurangi emisi karbon.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota