Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Penjualan Hyundai mengalami penurunan hingga 11 persen sepanjang Desember 2021, hal ini terjadi di tengah kelangkaan chip
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menjadi pabrikan otomotif terbesar di Korea Selatan, Hyundai Motor mengaku penjualannya mengalami penurunan pada Desember 2021. Hal ini terjadi di tengah krisis chip kendaraan secara global.
Seperti dilansir Yonhap, Selasa (4/1/2022), penurunan penjualan yang terjadi di akhir tahun lalu mencapai 11 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama 2020.
Secara rinci, Hyundai menyebut, penjualan yang mampu dihasilkan pada Desember 2021 yakni 334.242 kendaraan. Sedangkan periode yang sama tahun sebelumnya pabrikan berhasil melakukan penjualan hingga 375.193 unit.
Khusus penjualan mobil di pasar domestik atau negara asalnya Korea Selatan, penurunan terjadi hingga 3,5 persen. Tercatat di bulan ke 12 tahun lalu, Hyundai hanya mampu mengkuhkan angka 66.112 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 68.486 unit.
Melalui keterangan resminya, Hyundai menyebut kekurangan suku cadang semi konduktor menjadi faktor utama. Kelangkaan ini tentu berpengaruh pada produksi kendaraan, sehingga penjualan tak bisa berjalan optimal.
Selain itu, untuk penjualan di luar Korea Selatan, pabrikan menegaskan adanya penurunan hingga 13 persen menjadi 268.130 unit. Padahal pada Desember 2020, Hyundai berhasil mengukuhkan penjualan hingga 306.707 unit.
Untuk pasar global, pabrikan mobil berlambang huruf H miring ini menyebut kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi ikut mempengaruhi penjualan kendaraan di beberapa negara.
Namun jika dilihat secara keseluruhan sepanjang 2021, penjualan Hyundai berhasil mengalami kenaikan 3,9 persen atau berada di angka 3,89 juta kendaraan dari tahun sebelumnya yakni 3,74 juta unit.
Sejalan dengan kelangkaan chip serta pandemi yang masih terjadi hingga saat ini, Hyundai melakukan revisi target penjualan sepanjang 2021. Bila sebelumnya perusahaan yakin mampu mencapai 4,16 juta unit pada awal 2021, target penjualan akhirnya harus turun menjadi 4 juta kendaraan.
Tak mau menyerah, target yang ditetapkan Hyundai tahun ini juga mengalami peningkatan signifikan. Melalui keterangan resminya, pabrikan optimis target penjualan yang mampu dicapai sepanjang 2022 yakni sebanyak 4,32 juta unit.
Angka tersebut cukup tinggi karena pandemi Covid-19 masih terjadi dan kelangkaan chip belum sepenuhnya hilang saat ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 09:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan