Penampakan Mobil Listrik Andalan Moeldoko

MG ZS EV menjadi mobil listrik andalan Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan beberapa waktu belakangan

Penampakan Mobil Listrik Andalan Moeldoko
Satrio Adhy

TRENOTO – Moeldoko baru saja membuka ajang PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2023. Pameran kendaraan elektrik tersebut berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta mulai 17-21 Mei.

Banyak pabrikan memamerkan produk andalan mereka di sana. Hal ini agar mendorong masyarakat mengadopsi mobil serta motor elektrik.

Sebagai ketua Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) Moeldoko tidak mau ketinggalan menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Bahkan dia memakai mobil listrik saat menuju ke JIExpo.

Photo : Istimewa

“Di rumah sudah ada, ke sini juga tadi dipakai. Menunjukan semangat kuat guna beralih dari konvensional,” ungkap Moeldoko, Selasa (17/5).

Menurut informasi yang diterima TrenOto, mobil listrik andalan Moeldoko ternyata MG ZS EV. Seperti saat membuka PEVS 2023 hari ini.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Arief Syarifudin, Marketing and PR Director MG Motor Indonesia saat dikonfirmasi. Menurutnya mereka sengaja meminjamkannya kepada Moeldoko.

“Pak Moeldoko salah satu tokoh yang menggunakan mobil listrik MG ZS EV, intinya kita ingin memberikan beliau pengalaman berbeda dengan produk kami,” kata Arif.

Lebih jauh Arif menerangkan kalau Moeldoko sangat senang memakai kendaraan roda empat dari jenama asal Inggris. Sampai-sampai memberikan pendapat positif.

Baca Juga: Moeldoko Sebut Subsidi Mobil Listrik Jokowi Berjalan Lambat

“Tanggapan bapak positif, hingga berfoto di depan mobil listrik kami. Selain itu menurutnya akselerasi dari MG ZS EV baik sehingga nyaman menggunakannya,” pungkas Arif.

Sebagai informasi produk elektrik satu ini dibekali baterai berkapasitas 50.3 kWh. Penampung dayanya mampu mengeluarkan tenaga maksimal 177 hp serta torsi puncak 280 Nm.

Baterai MG ZS EV bisa dicas secara cepat dalam waktu 30 menit dari kosong hingga 80 persen. Sementara pengisian daya normal 6.5 jam.

Dengan spesifikasi tersebut, mobil listrik andalan Moeldoko diklaim dapat menempuh jarak hingga 403 km. Jumlahnya berdasarkan pengujian NEDC (New European Driving Cycle).

Photo : Istimewa

Secara dimensi memiliki panjang keseluruhan 4.314 mm, lebar 1.809 mm, tinggi 1.624 mm dan wheelbase 2.585 mm.

Berbicara fitur keselamatan, kendaraan roda empat listrik ini disematkan BSD (Blind Spot Detection), RCTA (Rear Cross Traffic Alert), FCW (Forward Collision Warning), LKA (Lane Keep Assist) hingga LDW (Lane Departure Warning).


Terkini

mobil
Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan

mobil
AiMOGA Mobo

Chery Bikin Robot Pintar AiMOGA Mobo, Dijual Massal

AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo

modifikasi
Asia CAN 2026

Final Asia CAN 2026 Tuntas Digelar, Gairahkan Industri Audio

Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio

mobil
Chery Q

Ribuan Chery Q Dipesan, Konsumen Kini Bisa Pantau Status Unit

Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi

mobil
Chery Tiggo X7 dan New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru

Chery Tiggo X7 dan All New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru

Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global

mobil
Toyota Innova Zenix

Toyota Innova Zenix Dapat Tambahan Fitur Konektivitas

Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP

news
Bing Bang Auto Festival 2026

Bing Bang Auto Festival 2026 Usung Konsep Baru, Banyak Promo

Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik

mobil
Mobil Hybrid

Usulan Menperin Soal Insentif Mobil Hybrid Dinilai Kontradiktif

Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV