Pemerintah Dorong Neta Ekspor EV ke Asia Tenggara dan Oceania

Kemenperin dorong Neta jadikan Indonesia sebagai basis produksi di Asia Tenggara, ada banyak peluang

Pemerintah Dorong Neta Ekspor EV ke Asia Tenggara dan Oceania
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kemenperin (Kementerian Perindustrian) terus lakukan pendekatan dengan sejumlah manufaktur mobil listrik asal China, tidak terkecuali Neta. Merek ini masuk Indonesia lewat GIIAS 2023 (Gaikindo Indonesia International Auto Show).

Belum lama, Neta resmi merakit lokal salah satu model andalannya yaitu Neta. Versi produksi dalam negerinya punya banderol diklaim lebih kompetitif di Rp 299 juta.

Dipasarkan memakai nama Neta V-II, mobil itu sudah mengantongi TKDN sebesar 44 persen dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti program subsidi dari pemerintah.

Tidak berhenti sampai di situ, Zhou Jiang, Vice President Neta Auto mengungkapkan dukungan menjadikan Indonesia sebagai hub produksi mobil listrik setir kanan buat diekspor.

Neta V-II Resmi Dirakit Lokal di Bekasi, Kantongi TKDN 44 Persen
Photo : Neta Auto Indonesia

“Dan tentu kami akan berkomitmen untuk memenuhi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga 60 persen di akhir 2026 sebagai upaya kami memenuhi program pemerintah Indonesia,” ucap Zhou Jiang dalam siaran resmi, dikutip Kamis (20/6).

Dia menegaskan di masa mendatang Neta akan terus berupaya mengikuti langkah serta rencana pemerintah dalam hal kendaraan listrik ramah lingkungan.

Kemudian mulai bulan ini, SUV (Sport Utility Vehicle) Neta X akan dirakit lokal dan mulai dijual ke konsumen, disinyalir meluncur pada perhelatan GIIAS 2024. 

Agus Gumiwang, Menter Perindustrian RI melihat ada peluang ekspor yang bisa dijajaki Neta ke wilayah Asia Tenggara dan Oceania.

“Karena di sana adalah negara setir kanan. Mungkin secara ekonomi juga bisa menguntungkan dan diharapkan produksinya bisa di Indonesia,” ucap Menperin.

Untuk itu pihaknya mengimbau Neta melakukan studi komprehensif terhadap selera konsumen Indonesia. Sehingga model-model yang dipasarkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Neta X Segera Meluncur Tahun Ini, Bakal Diproduksi di Bekasi
Photo : Paultan

Selain itu pemerintah juga terus mempercepat pembangunan dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Per 2030 total populasi kendaraan listrik ditargetkan mencapai angka 600.000 unit

“Jadi kalau Neta merencanakan produksi 6.000 mobil per tahun kami yakin penyerapan dari pasar domestik di Indonesia akan sangat baik,” tegas dia.


Terkini

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse