NJKB Terdaftar, Hyundai Kona Electric N Line Berpeluang Masuk RI

Penelusuran KatadataOTO di laman Samsat PKB Jakarta, NJKB Hyundai Kona Electric N Line sudah terdaftar

NJKB Terdaftar, Hyundai Kona Electric N Line Berpeluang Masuk RI
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Setelah menghadirkan varian baru Ioniq 5, nampaknya PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) juga bakal memboyong tipe N Line dari Hyundai Kona Electric generasi terbaru.

Untuk diketahui Kona Electric meluncur di perhelatan GIIAS 2024 dan mendapatkan respon positif dari konsumen. Model ini juga akan dirakit lokal sehingga berhak memperoleh insentif.

Meski baru saja diluncurkan, PT HMID mengklaim angka pemesanan sudah tembus ribuan unit. Sebagai informasi Kona Electric terbaru dilego Rp 499 jutaan sampai Rp 590 jutaan.

Hyundai Indonesia masih memiliki tiga mobil baru buat diluncurkan sepanjang 2024. Salah satunya diduga Hyundai Kona Electric N Line.

Prediksi 3 mobil baru Hyundai di RI tahun ini
Photo : Screenshot Samsat-PKB Jakarta

Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, Senin (19/8) Hyundai Kona Electric N Line terdaftar di laman Samsat PKB Jakarta. Tertera di bawah nama NEWKONA NLINE EV2WAT dengan NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) Rp 418 juta.

Perlu diingat tipe N Line berbeda dari varian N seperti pada Ioniq 5 N. Karena fokus ubahannya adalah lebih kepada tampilan serta aksesoris, bukan performa ataupun sumber daya.

Karena pakai basis Kona Electric generasi terbaru, ada peluang model tersebut dirakit lokal sama seperti Ioniq 5 N. 

“Belum bisa bilang apakah (produk baru Hyundai) CKD (Completely Knocked Down/rakit lokal) atau CBU (Completely Built Up/impor utuh),” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Namun ia menegaskan ketiga produk terakhir yang bakal diluncurkan Hyundai di Indonesia tahun ini bakal merupakan kombinasi antara versi produksi lokal dan impor utuh.

Hanya saja ketika dikonfirmasi soal Kona Electric N Line ke pihak Hyundai, KatadataOTO masih belum mendapatkan jawaban.

Kisaran Harga Hyundai Kona Electric N Line

Hyundai Kona Electric N Line
Photo : Hyundai UK

Untuk gambaran kasar, NJKB Kona Electric tipe terendah alias Style adalah Rp 356 juta. Saat ini harga jualnya di Rp 499 jutaan atau naik Rp 143 jutaan.

Kemudian NJKB tipe tertinggi Kona Signature Long Range Rp 412 jutaan, dijual Rp 590 jutaan (naik Rp 178 juta).

Memakai hitungan di atas diperkirakan harga Hyundai Kona Electric N Line Rp 561 jutaan sampai Rp Rp 596 jutaan. Angka merupakan prediksi dan tetap dapat berubah karena faktor-faktor lain.


Terkini

mobil
Jaecoo

Pengiriman Jaecoo J5 EV Tembus 20.000 Unit, Terlaris di Mei 2026

Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung 29 Juni 2026, Tersebar di Dua Lokasi

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 29 Juni 2026

Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Kembali Berlaku

Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE

mobil
Xpeng

Harga Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Diungkap, Mulai Rp 700 Jutaan

Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur

otosport
MotoGP Belanda 2026

Hasil MotoGP Belanda 2026: Ogura Menang, Bezzecchi dan Pecco DNF

Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026

motor
Honda Beat

Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah

Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya

mobil
BMW Seri M

BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia