Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil Listrik Suzuki akan diperkenalkan pada pertengahan 2022, selain itu akan ada beberapa produk terbaru lainnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki akan masuk ke era elektrifikasi melalui teknologi hybrid. Mobil listrik Suzuki akan diperkenalkan untuk pertama kalinya pada pertengahan 2022.
Mobil elektrifikasi pertama brand asal Jepang ini akan menyapa masyarakat di India. Memiliki pasar yang cukup gemuk di sana, Maruti Suzuki India dipercaya untuk memperkenalkan inovasinya.
Dilansir dari Cartoq, nantinya akan ada beberapa produk baru maupun facelift yang diluncurkan. Salah satunya adalah SUV kompak hybrid, namun spesifikasinya di atas Suzuki Vitara Brezza.
Tentunya mobil hybrid pertama Suzuki akan menggunakan platform Heartech Maruti. Platform ini juga digunakan pada model-model Suzuki lainnya.
Sedangkan untuk teknologi hybrid yang ditawarkan berbeda dengan saat ini. Nantinya merek berlambang S tersebut akan menyematkan sistem hybrid yang lebih bertenaga.
Lalu mesin bakarnya mengandalkan kapasitas 1.500 cc dan ketika dikombinasikan dengan motor listrik yang ada, menjadi sumber daya yang bertenaga sekaligus efisien.
Masih dari sumber yang sama, produk hybrid pertama Suzuki nantinya akan dilengkapi dengan beberapa fitur terkini. Beberapa diantaranya adalah headunit double din dengan panel layar sentuh dan floating display bak Ignis.
Juga ada fitur cruise control, sunroof, dan tidak ketinggalan fitur tombol start/stop untuk menyalakan dan mematikan mesin.
Maruti Suzuki memiliki beberapa produk andalan terbarunya yang akan ditampilkan pada tahun depan. Unitnya meliputi Baleno Facelift, XL6 terbaru, generasi terbaru Alto dan Vitara Brezza generasi kedua.
Road map Maruti Suzuki India tentang elektrifikassi sama halnya dengan di Indonesia. PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) beberapa waktu lalu meyakini pihaknya akan fokus pada teknologi hybrid.
Platform yang akan dikembangkan adalah SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) dan dibangun dengan kombinasi ISG (Integrated Starter Generator).
Kombinasi kedua sistem di atas dipercaya menawarkan pengalaman berkendara berbeda dan tentunya irit penggunaan bahan bakar.
Kehadiran ISG pada SHVS berfungsi sebagai motor penggerak, menggantikan alternator konvensional. Tenaga yang dihasilkan ISG juga mampu menghidupkan kembali mesin dan membantunya saat berakselerasi.
Menggunakan Lithium-Ion Battery yang ringan dan ringkas, deselerasi daya yang dihasilkan oleh ISG akan disimpan dan digunakan kembali setiap kali diperlukan untuk engine assist.
“Suzuki terus mengembangkan beragam alternatif teknologi yang ramah lingkungan. Menggunakan konsep, Kecil, Sedikit, Ringan, Pendek dan Rapi, Suzuki ingin menciptakan kendaraaan yang lebih rendah konsumsi bahan bakar,” kata Mahardian Ismadi Brata, Asst To Design Development, Engineering Administration & Homologation Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV