BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
Subaru dan Toyota kembali bekerja sama merancang mobil listrik, kali ini menyasar penyuka petualangan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Subaru dikabarkan tengah menyiapkan mobil listrik baru yang mengisi segmen SUV (Sport Utility Vehicle). Model anyar itu disebut menyasar penggemar petualangan.
Meskipun belum ada rincian spesifikasi terkait mobil listrik offroad itu, beberapa waktu lalu Subaru dan Toyota memang telah mengkonfirmasi kerja sama terkait mobil listrik SUV kompak.
Kedua merek itu nantinya bakal menjual produk teranyar tersebut ke sejumlah negara yakni Jepang, Eropa dan Amerika Utara.
“Bersiaplah untuk menemui teman petualangan terbaru dari Subaru: the all-new 2026 Subaru Trailseeker EV SUV,” tulis keterangan resmi Subaru dikutip Senin (14/04).
Wujud asli mobil listrik tersebut bisa dilihat secara langsung pada perhelatan New York International Auto Show 2025, 18-27 April 2025.
Perlu diketahui, kolaborasi serupa bukan pertama kali dilakukan. Jika bicara mobil listrik, Toyota bZ4X dan Subaru Solterra berbagi platform yang sama.
bZ4X dan Solterra diproduksi di fasilitas perakitan Toyota di Motomachi Plant. Sedangkan Trailseeker EV dikabarkan diproduksi di pabrik milik Subaru, Yajima Plant mulai Januari 2026.
Dari segi desain pun masih terlihat identik. Kemudian kerja sama lain dilakukan pada GR 86 dan BRZ, meskipun kabarnya Mazda menggantikan Subaru buat pengembangan GR 86 di masa mendatang.
Jadi kalau melihat kolaborasi Toyota-Subaru sebelumnya, kemungkinan besar Trailseeker EV akan punya kembaran pakai emblem Toyota dengan sedikit perbedaan desain eksterior.
Kemudian, kemungkinan besar Subaru akan lebih menguatkan nuansa offroad pada mobil listrik itu melalui tambahan body kit sporti.
Sayangnya, belum diketahui jika Subaru maupun Toyota berminat menghadirkan model tersebut ke konsumen Indonesia.
Saat ini, Toyota bZ4X masih ditawarkan di RI dan dibanderol sekitar Rp 1,2 miliar on the road Jakarta. Namun Subaru tidak menjual kembarannya yaitu Solterra dan masih fokus di mobil bermesin bensin.
Solterra masih jadi satu-satunya model Subaru yang merupakan BEV (Battery Electric Vehicle) alias mobil listrik murni.
Namun guna mengejar ketertinggalan, Subaru menyiapkan rencana elektrifikasi termasuk kolaborasi bersama Toyota.
Pada 2028, Subaru berencana untuk meluncurkan mobil listrik hasil pengembangan internal pertama mereka. Targetnya adalah membuat BEV menyumbangkan 50 persen penjualan Subaru secara global per 2030.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia