Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Subaru dan Toyota kembali bekerja sama merancang mobil listrik, kali ini menyasar penyuka petualangan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Subaru dikabarkan tengah menyiapkan mobil listrik baru yang mengisi segmen SUV (Sport Utility Vehicle). Model anyar itu disebut menyasar penggemar petualangan.
Meskipun belum ada rincian spesifikasi terkait mobil listrik offroad itu, beberapa waktu lalu Subaru dan Toyota memang telah mengkonfirmasi kerja sama terkait mobil listrik SUV kompak.
Kedua merek itu nantinya bakal menjual produk teranyar tersebut ke sejumlah negara yakni Jepang, Eropa dan Amerika Utara.
“Bersiaplah untuk menemui teman petualangan terbaru dari Subaru: the all-new 2026 Subaru Trailseeker EV SUV,” tulis keterangan resmi Subaru dikutip Senin (14/04).
Wujud asli mobil listrik tersebut bisa dilihat secara langsung pada perhelatan New York International Auto Show 2025, 18-27 April 2025.
Perlu diketahui, kolaborasi serupa bukan pertama kali dilakukan. Jika bicara mobil listrik, Toyota bZ4X dan Subaru Solterra berbagi platform yang sama.
bZ4X dan Solterra diproduksi di fasilitas perakitan Toyota di Motomachi Plant. Sedangkan Trailseeker EV dikabarkan diproduksi di pabrik milik Subaru, Yajima Plant mulai Januari 2026.
Dari segi desain pun masih terlihat identik. Kemudian kerja sama lain dilakukan pada GR 86 dan BRZ, meskipun kabarnya Mazda menggantikan Subaru buat pengembangan GR 86 di masa mendatang.
Jadi kalau melihat kolaborasi Toyota-Subaru sebelumnya, kemungkinan besar Trailseeker EV akan punya kembaran pakai emblem Toyota dengan sedikit perbedaan desain eksterior.
Kemudian, kemungkinan besar Subaru akan lebih menguatkan nuansa offroad pada mobil listrik itu melalui tambahan body kit sporti.
Sayangnya, belum diketahui jika Subaru maupun Toyota berminat menghadirkan model tersebut ke konsumen Indonesia.
Saat ini, Toyota bZ4X masih ditawarkan di RI dan dibanderol sekitar Rp 1,2 miliar on the road Jakarta. Namun Subaru tidak menjual kembarannya yaitu Solterra dan masih fokus di mobil bermesin bensin.
Solterra masih jadi satu-satunya model Subaru yang merupakan BEV (Battery Electric Vehicle) alias mobil listrik murni.
Namun guna mengejar ketertinggalan, Subaru menyiapkan rencana elektrifikasi termasuk kolaborasi bersama Toyota.
Pada 2028, Subaru berencana untuk meluncurkan mobil listrik hasil pengembangan internal pertama mereka. Targetnya adalah membuat BEV menyumbangkan 50 persen penjualan Subaru secara global per 2030.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco