Gaikindo Masih Tunggu Kepastian Insentif Mobil Hybrid
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Buktikan ketangguhan mobil hybrid China, Roewe D7 DMH menjelajah 2.000 km di kondisi tangki bensin dan baterai full
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek otomotif Roewe yang berada di bawah naungan SAIC Motor baru-baru ini mendapatkan gelar rekor dunia dari The Guinness World Record. Salah satu modelnya yakni mobil hybrid China Roewe D7 DMH sedan.
Kendaraan diklaim dapat menjelajah 2.208 km dalam satu kali pengisian daya baterai dan bensin full. Perlu diketahui mobil hybrid dimaksud adalah PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Roewe D7 DMH dibawa berkendara dari beberapa titik di China termasuk Turpan.
Turpan sendiri merupakan salah satu tempat di Tiongkok yang kerap digunakan untuk pengetesan kendaraan di cuaca panas ekstrem.
Tidak dijelaskan secara rinci kondisi rute dan prosedur tes, tetapi diketahui ada perbedaan temperatur 30 derajat di saat siang dan malam. Hal ini tentu mempengaruhi daya jelajah dan efisiensi bahan bakar.
Bicara efisiensi, pihak Roewe mengklaim bahwa konsumsi bahan bakar rata-rata dari sedan PHEV tersebut adalah 2,49 liter per 100 km.
Roewe D7 DMH sendiri bukan satu-satunya PHEV di China yang punya klaim menarik. Masih ada BYD, Geely serta Chery dengan produk hybrid mereka, dijelaskan mampu menjelajah sampai 2.000 km ketika kondisi tangki bensin penuh dan baterai diisi daya sampai 100 persen.
Namun media setempat memberi catatan bahwa mobil hybrid China Roewe D7 yang dites mungkin merupakan varian baru. Karena tipe terdahulu dijelaskan memiliki daya jelajah total 1.400 km dengan perhitungan CLTC.
Sebagai informasi model PHEV memang cukup diminati oleh konsumen Tiongkok. Ini menjadi penyebab mengapa banyak manufaktur pilih memasarkan PHEV di tengah era elektrifikasi.
Karena PHEV terbilang lebih praktis. Masih bisa diisi bensin seperti mobil konvensional, tetapi juga dapat di-charge menggunakan soket pengisian daya seperti di rumah ataupun SKPLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Hanya saja jika bicara PHEV di Indonesia, sepertinya konsumen masih harus menunggu lama. Karena ada beberapa pertimbangan seperti banderol melambung tinggi, terkadang jauh di atas mobil listrik.
Namun tidak menutup kemungkinan dibawa ke Tanah Air oleh beberapa pabrikan China, terkhusus jika nanti pemerintah memutuskan buat memberi insentif mobil hybrid.
Karena PHEV bisa menjadi salah satu jembatan transisi yang tepat ketika konsumen mau beralih ke elektrifikasi. Tidak hanya itu PHEV juga diklaim hemat bahan bakar sehingga lebih ramah lingkungan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan