Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Buktikan ketangguhan mobil hybrid China, Roewe D7 DMH menjelajah 2.000 km di kondisi tangki bensin dan baterai full
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Merek otomotif Roewe yang berada di bawah naungan SAIC Motor baru-baru ini mendapatkan gelar rekor dunia dari The Guinness World Record. Salah satu modelnya yakni mobil hybrid China Roewe D7 DMH sedan.
Kendaraan diklaim dapat menjelajah 2.208 km dalam satu kali pengisian daya baterai dan bensin full. Perlu diketahui mobil hybrid dimaksud adalah PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Roewe D7 DMH dibawa berkendara dari beberapa titik di China termasuk Turpan.
Turpan sendiri merupakan salah satu tempat di Tiongkok yang kerap digunakan untuk pengetesan kendaraan di cuaca panas ekstrem.
Tidak dijelaskan secara rinci kondisi rute dan prosedur tes, tetapi diketahui ada perbedaan temperatur 30 derajat di saat siang dan malam. Hal ini tentu mempengaruhi daya jelajah dan efisiensi bahan bakar.
Bicara efisiensi, pihak Roewe mengklaim bahwa konsumsi bahan bakar rata-rata dari sedan PHEV tersebut adalah 2,49 liter per 100 km.
Roewe D7 DMH sendiri bukan satu-satunya PHEV di China yang punya klaim menarik. Masih ada BYD, Geely serta Chery dengan produk hybrid mereka, dijelaskan mampu menjelajah sampai 2.000 km ketika kondisi tangki bensin penuh dan baterai diisi daya sampai 100 persen.
Namun media setempat memberi catatan bahwa mobil hybrid China Roewe D7 yang dites mungkin merupakan varian baru. Karena tipe terdahulu dijelaskan memiliki daya jelajah total 1.400 km dengan perhitungan CLTC.
Sebagai informasi model PHEV memang cukup diminati oleh konsumen Tiongkok. Ini menjadi penyebab mengapa banyak manufaktur pilih memasarkan PHEV di tengah era elektrifikasi.
Karena PHEV terbilang lebih praktis. Masih bisa diisi bensin seperti mobil konvensional, tetapi juga dapat di-charge menggunakan soket pengisian daya seperti di rumah ataupun SKPLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum).
Hanya saja jika bicara PHEV di Indonesia, sepertinya konsumen masih harus menunggu lama. Karena ada beberapa pertimbangan seperti banderol melambung tinggi, terkadang jauh di atas mobil listrik.
Namun tidak menutup kemungkinan dibawa ke Tanah Air oleh beberapa pabrikan China, terkhusus jika nanti pemerintah memutuskan buat memberi insentif mobil hybrid.
Karena PHEV bisa menjadi salah satu jembatan transisi yang tepat ketika konsumen mau beralih ke elektrifikasi. Tidak hanya itu PHEV juga diklaim hemat bahan bakar sehingga lebih ramah lingkungan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif