Market Share Mitsubishi Tumbuh, Tahun Ini Incar Double Digit
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid meluncur di Thailand hari ini bersamaan Xpander Cross, harga mulai Rp405 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mitsubishi Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid resmi diluncurkan untuk pasar Thailand hari ini, Kamis (1/1), menambah lagi variasi lini HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Ryoichi Inaba, President and CEO Mitsubishi Motors Thailand mengungkapkan peluncuran mobil penumpang ramah lingkungan sudah merupakan target yang ditetapkan untuk mendukung rencana elektrifikasi dan NZE.
“Ini juga sejalan dengan target Thailand untuk mencapai karbon netral di 2050,” ungkap Ryoichi dalam siaran resmi di YouTube Mitsubishi Motors Thailand.
Ia menegaskan bakal terus menjalin kerja sama di tengah era elektrifikasi. Xpander dan Xpander Cross Hybrid dihadirkan sesuai minat konsumen Thailand.
Ryoichi mengatakan mobil tersebut juga sudah dites terlebih dulu di beragam area jalan Thailand sehingga bisa cocok dengan gaya hidup dan kebutuhan pelanggan.
“Kami mengembangkan model ini bersama headquarter, R&D bersama masyarakat Thailand,” tegas dia.
Sementara itu, Masahiro Ito selaku Executive Officer & DGM of Product Strategy Division MMC (Mitsubishi Motors Corporation) megnatakan Xpander Hybrid suguhkan pengalaman berkendara menyenangkan khas mobil elektrifikasi.
“Sistem hybrid kita merupakan pengembangan terbaru mencakup mesin 1.6L yang dapat menghasilkan output tenaga tinggi ditambah baterai,” ungkap Masahiro.
Ia menjelaskan sistem akan memilih driving mode sesuai tergantung dari kondisi jalan dan kapasitas baterai tersisa. Ada EV Drive Mode di mana mobil digerakkan oleh motor elektrik serta dua Hybrid Drive Mode.
“Mode (hybrid) pertama mendapat tenaga dari mesin untuk menggerakan motor elektrik, sementara yang kedua kinerja mesin dibantu motor elektrik,” jelas dia.
Di Thailand Xpander Hybrid dibanderol 912.000 baht atau setara Rp405 jutaan. Sementara Mitsubishi Xpander Cross Hybrid lebih tinggi di 946.000 baht, Rp420.1 jutaan dalam kurs rupiah.
Masih ada beberapa alasan pabrik berlambang tiga berlian itu lebih pilih Thailand untuk mendapatkan Xpander Hybrid lebih dulu. Salah satunya adalah kebijakan pemerintah dalam mendukung lini HEV lewat insentif.
“Namun kembali ke sini Indonesia tidak punya insentif seperti di Thailand. Cukup jauh bedanya,” ungkap Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) beberapa waktu lalu.
Sekarang MMKSI masih berfokus pada XForce. Tidak menutup kemungkinan model SUV kompak itu akan hadir pakai teknologi hybrid dan Indonesia bisa jadi basis ekspornya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 13:00 WIB
01 Maret 2026, 16:00 WIB
28 Februari 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 09:00 WIB
26 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 19:00 WIB
Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia
11 Maret 2026, 18:00 WIB
Penjualan motor listrik Alva diklaim mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski harganya lebih tinggi
11 Maret 2026, 17:00 WIB
Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia
11 Maret 2026, 15:00 WIB
Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen
11 Maret 2026, 13:00 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik
11 Maret 2026, 07:00 WIB
Lebih dari sekadar mobil listrik secara umum di pasar otomotif Indonesia, Changan Deepal S07 lebih unggul