Mercedes-Benz akan Tinggalkan Transmisi Manual Mulai 2023

Mercedes-Benz akan tinggalkan transmisi manual mulai 2023 secara bertahap di benua Eropa dan diikuti negara lain

Mercedes-Benz akan Tinggalkan Transmisi Manual Mulai 2023
Denny Basudewa

TRENOTO – Mercedes-Benz akan tinggalkan transmisi manual pada 2023 jelang peralihan ke era elektrifikasi. Pabrikan mobil asal Jerman tersebut mengatakan konsumen mereka mulai beralih ke kendaraan listrik.

Seperti diketahui bahwa kendaraan listrik yang saat ini dipasarkan tanpa sistem transmisi. Artinya kendaraan hanya menyediakan pedal gas untuk akselerasi dan rem guna menghentikan kendaraan.

Meskipun terdapat beberapa pabrikan mulai mengembangkan kendaraan listrik dengan transmisi manual. Namun sejatinya teknologi tersebut dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda saja.

Photo : 123rf

Rencana Mercedes-Benz untuk meninggalkan transmisi manual mulai tahun depan berlaku di benua Eropa. Sehingga model-model yang diluncurkan pada 2023 sudah mengadopsi transmisi otomatis.

“Dengan meningkatnya elektrifikasi, kami melihat bahwa permintaan pelanggan bergeser ke komponen mobilitas listrik, baterai dan sistem penggerak listrik,” ucap juru bicara perusahaan seperti dikutip Automobilwoche.

Ia menambahkan bahwa Mercedes-Benz secara bertahap tidak lagi menawarkan mobil dengan transmisi manual. Kabar ini dikatakan sudah menjadi wacana sejak dua tahun silam.

Saat itu dikatakan langkah tersebut dilakukan untuk memangkas biaya produksi.

Disitat dari Carscoops, Mercedes-Benz di benua Eropa hanya menawarkan kendaraan bertransmisi manual pada model entry level. Adapun modelnya antara lain A-Class, B-Class, dan CLA.

Lebih jauh disebutkan pabrikan mobil asal Jerman tersebut sudah menghentikan pilihan transmisi manual di pasar AS. Mereka hanya menawarkan mobil dengan transmisi otomatis.

Transmisi otomatis memang semakin digandrungi khususnya di kota-kota besar. Sama halnya dengan pasar Tanah Air yang lebih banyak menyediakan mobil transmisi otomatis.

Walaupun dianggap lebih praktis, namun beberapa konsumen masih mendambakan transmisi manual. Karena mereka bisa berakselerasi lebih dan merasakan buasnya tenaga mesin.

Adapun Mercedes-Benz memiliki divisi mobil berperforma yang dikenal dengan nama AMG. Namun belakangan manufaktur mobil bermarkas di Stuttgart ini menawarkan varian AMG dengan transmisi otomatis.

Photo : 123rf

Lalu dikabarkan hanya terdapat beberapa negara tertentu saja yang masih menawarkan varian bertransmisi manual. Beberapa model diantaranya adalah A-Class, B-Class dan jajaran CLA.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban dari pihak Mercedes-Benz Indonesia mengenai kabar transmisi manual. Apakah mereka mendapat keistimewaan lebih untuk memasarkan unit transmisi manual atau tidak.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan