Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

KatadataOTO – Berbagai manufaktur mobil listrik asal Cina bakal melakukan perakitan lokal kendaraannya di dalam negeri mulai 2026.

Perlu diketahui di 2024 dan 2025, sejumlah merek asal Tiongkok masuk Indonesia dengan mengimpor utuh lini kendaraannya dan mendapatkan insentif.

Tetapi harus disertai dengan komitmen perakitan lokal sesuai jumlah yang sudah terjual di dalam negeri.

Insentif mobil listrik impor diklaim dapat membantu mendorong kemajuan industri otomotif Tanah Air dan membuat harga jual mobil listrik lebih kompetitif.

Pabrik kendaraan listrik
Photo: BYD

Sayangnya, Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengungkapkan sampai sekarang deretan merek mobil listrik penerima insentif impor tersebut belum memanfaatkan supplier atau penyedia komponen lokal.

“Sampai saat ini belum melakukan lokalisasi. Mungkin karena syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen,” kata Rahmat Basuki, Sekretaris Jenderal GIAMM kepada KatadataOTO, Senin (29/12).

Perlu diketahui, buat mobil listrik impor prosedur perakitan lokal sendiri sudah dihitung sebagai TKDN sebesar 30 persen. Sehingga tampaknya lokalisasi tak jadi perhatian utama manufaktur.

Aturan TKDN itu membuat banyak manufaktur akhirnya hanya menyatukan komponen untuk dirakit utuh di Indonesia dengan menggandeng mitra perakitan lokal.

Terkait BYD yang sudah mendirikan fasilitas perakitan untuk dijadwalkan beroperasi di 2026, Rachmat turut mengkonfirmasi belum ada kesepakatan terkait supplier lokalnya.

“BYD belum ada informasi jelas, mau merakit di dalam negeri 2026 atau menghabiskan stok terlebih dulu,” ucap Rachmat.

Padahal harapannya insentif mobil listrik impor justru dapat berbuah manis bagi industri komponen tahun depan.

Regulasi terkait kriteria TKDN patut jadi perhatian. Sehingga produsen dapat lebih terdorong memanfaatkan penyedia komponen lokal.

VinFast akan bangun pabrik di Bekasi
Photo: VinFast Auto

Sekadar informasi, beberapa merek yang wajib melakukan perakitan lokal di 2026 adalah BYD, Xpeng sampai GAC Aion. Lalu dari Vietnam ada VinFast.

VinFast juga telah meresmikan fasilitas perakitan di kawasan Subang. Sama seperti BYD, pabrik mereka dijadwalkan merakit kendaraan tahun depan.

Seluruhnya harus merakit unit sesuai dengan penjualan retail (distribusi dari diler ke konsumen) unit yang berstatus impor utuh.


Terkini

motor
Motor baru

Wholesales Motor Baru Berhasil Tembus 6,4 Juta Unit pada 2025

Berdasarkan data AISI, wholesales motor baru pada Desember 2025 mencatatkan hasil sebanyak 461.925 unit

news
Pondok Indah

Mobil Drift di Pondok Indah, Aksi Pemula yang Mencari Pengakuan

Banyak risiko yang akan dialami oleh oknum yang melakukan aksi drift di Pondok Indah, Jakarta Selatan

mobil
Honda

Wholesales Brio RS MT dan WR-V Tipe Manual Jeblok, Ini Kata Honda

Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai

mobil
New Xpander Cross

Cek Harga SUV Murah Januari 2026. Xpander Cross Naik

Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 9 Januari 2026, Tetap Ketat di Akhir Pekan

Aturan ganjil genap Jakarta diterapkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 9 Januari Jelang Akhir Pekan

Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia seperti biasa di lima lokasi berbeda

news
SIM Keliling Bandung

Simak Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Akhir Pekan, Ada di MCD

Menjelang akhir pekan SIM keliling Bandung terus hadir untuk memudahkan para pengendara di kota Kembang

otosport
Shammie

Shammie Zacky Baridwan Mulai Konsisten di Rally Dakar 2026

Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026