Forland Coba Peruntungan Jual Kendaraan Niaga Listrik di RI
04 November 2026, 07:00 WIB
Ada beberapa strategi diterapkan BYD sehingga bisa memproduksi mobil listrik murah untuk pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) bukan tamu baru di industri otomotif, tetapi kehadirannya yang semakin kuat di pasar global jadi perhatian berbagai manufaktur. Belum lama ini, Biro Ekonomi dan Perdagangan Jepang melakukan seminar terhadap hal itu.
Diskusi dilakukan pada 7 Oktober 2024. Ada beberapa model kendaraan listrik yang dibongkar untuk dilihat dan dipelajari oleh 70 perusahaan suku cadang mobil di Jepang.
Dilansir dari Nikkei China, Sabtu (26/10) karakteristik dan struktur bodi mobil listrik China jadi perhatian para manufaktur.
Lebih rinci ada lebih dari 90 ribu suku cadang dari 16 model mobil listrik, di antaranya adalah BYD Atto 3, Nio ET5 dan Tesla Model Y.
Dari seluruh model dipamerkan, BYD Atto 3 paling banyak menarik perhatian peserta seminar. Mobil yang meluncur pada Februari 2022 itu dijual di China dengan banderol kompetitif mulai dari 140 ribu Yuan atau sekitar Rp 308,8 jutaan.
Dijelaskan bahwa Atto 3 merupakan mobil yang dibangun dengan komponen terhubung. Artinya ada perangkat pada E-Axle seperti On-Board Charger dan DC Voltage Converter terintegrasi, sehingga mengurangi biaya komponen serta bobot kendaraan.
Selain itu strategi lain digunakan oleh BYD adalah penggunaan suku cadang pada Atto 3 di beberapa model lain dan seluruhnya diproduksi sendiri.
Penjualan mobil listrik BYD semakin banyak, harga suku cadangnya jadi rendah karena diproduksi secara massal. Hanya saja imbas hal tersebut beberapa desain komponennya dinilai tidak sempurna.
Meski begitu strategi tersebut dipelajari oleh sejumlah pabrikan. Mereka berharap bisa menerapkannya saat akan melakukan produksi mobil listrik murah.
Sebagai informasi, BYD Atto 3 merupakan salah satu model yang ditawarkan ke konsumen Indonesia. SUV (Sport Utility Vehicle) 5-seater satu ini debut di ajang IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
Ada dua varian ditawarkan saat ini yaitu Advanced (Standard Range) mulai Rp 465 juta dan Superior (Extended Range) Rp 515 juta.
Dibekali baterai berkapasitas 49,92 kWh, BYD Atto 3 menyuguhkan jarak tempuh mumpuni yaitu 410 km-480 km dalam satu kali pengisian daya.
Di kelas yang sama Atto 3 memiliki rival dari sesama merek China. Salah satu di antaranya adalah Neta X yang dilego Rp 428 juta OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 November 2026, 07:00 WIB
03 November 2026, 20:20 WIB
03 November 2026, 17:00 WIB
03 November 2026, 13:00 WIB
02 November 2026, 15:54 WIB
Terkini
05 November 2026, 07:00 WIB
iCAR menunjukkan bahwa produk-produknya memang dikembangkan untuk bisa dikreasikan oleh para pemiliknya
04 November 2026, 21:44 WIB
Honda CRF1150L Africa Twin Series diperbaharui secara total mulai dari mesin, sasis hingga teknoligi terkini
04 November 2026, 21:07 WIB
BMW garapan Ilham Zaki Asari ini berhasil tampil di ajang SEMA Show 2026 dengan menggunakan produk-produk RI
04 November 2026, 21:00 WIB
Honda Sensing Ride merupakan asisten berkendara canggih yang diproyeksikan jadi standar baru keselamatan
04 November 2026, 20:22 WIB
Meski dibayangi konflik Timur Tengah, MotoGP Qatar 2026 menjadi kesempatan emas bagi Marquez jadi juara dunia
04 November 2026, 20:16 WIB
Pasar LCGC di RI disebut lesu, perusahaan pembiayaan Astra Credit Companies beberkan faktor penyebabnya
04 November 2026, 13:00 WIB
Aturan TKDN 60 persen yang digadang-gadang akan diterapkan pada 2027 mendapat perhatian serius dari MG
04 November 2026, 11:00 WIB
Daihatsu catat kenaikan penjualan Januari-Oktober 2026, tumbuh delapan persen dari periode sama di 2025