BYD Klaim Biaya Mudik Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat 40 Persen
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Ada beberapa strategi diterapkan BYD sehingga bisa memproduksi mobil listrik murah untuk pasar global
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) bukan tamu baru di industri otomotif, tetapi kehadirannya yang semakin kuat di pasar global jadi perhatian berbagai manufaktur. Belum lama ini, Biro Ekonomi dan Perdagangan Jepang melakukan seminar terhadap hal itu.
Diskusi dilakukan pada 7 Oktober 2024. Ada beberapa model kendaraan listrik yang dibongkar untuk dilihat dan dipelajari oleh 70 perusahaan suku cadang mobil di Jepang.
Dilansir dari Nikkei China, Sabtu (26/10) karakteristik dan struktur bodi mobil listrik China jadi perhatian para manufaktur.
Lebih rinci ada lebih dari 90 ribu suku cadang dari 16 model mobil listrik, di antaranya adalah BYD Atto 3, Nio ET5 dan Tesla Model Y.
Dari seluruh model dipamerkan, BYD Atto 3 paling banyak menarik perhatian peserta seminar. Mobil yang meluncur pada Februari 2022 itu dijual di China dengan banderol kompetitif mulai dari 140 ribu Yuan atau sekitar Rp 308,8 jutaan.
Dijelaskan bahwa Atto 3 merupakan mobil yang dibangun dengan komponen terhubung. Artinya ada perangkat pada E-Axle seperti On-Board Charger dan DC Voltage Converter terintegrasi, sehingga mengurangi biaya komponen serta bobot kendaraan.
Selain itu strategi lain digunakan oleh BYD adalah penggunaan suku cadang pada Atto 3 di beberapa model lain dan seluruhnya diproduksi sendiri.
Penjualan mobil listrik BYD semakin banyak, harga suku cadangnya jadi rendah karena diproduksi secara massal. Hanya saja imbas hal tersebut beberapa desain komponennya dinilai tidak sempurna.
Meski begitu strategi tersebut dipelajari oleh sejumlah pabrikan. Mereka berharap bisa menerapkannya saat akan melakukan produksi mobil listrik murah.
Sebagai informasi, BYD Atto 3 merupakan salah satu model yang ditawarkan ke konsumen Indonesia. SUV (Sport Utility Vehicle) 5-seater satu ini debut di ajang IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
Ada dua varian ditawarkan saat ini yaitu Advanced (Standard Range) mulai Rp 465 juta dan Superior (Extended Range) Rp 515 juta.
Dibekali baterai berkapasitas 49,92 kWh, BYD Atto 3 menyuguhkan jarak tempuh mumpuni yaitu 410 km-480 km dalam satu kali pengisian daya.
Di kelas yang sama Atto 3 memiliki rival dari sesama merek China. Salah satu di antaranya adalah Neta X yang dilego Rp 428 juta OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 09:00 WIB
14 Maret 2026, 21:00 WIB
13 Maret 2026, 22:42 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI
18 Maret 2026, 09:01 WIB
1,1 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta pada musim mudik Lebaran 2026 dan jumlah itu akan terus bertambah