Jaecoo Dukung Perang Harga Mobil Cina Agar Konsumen Senang

Menurut Jaecoo perang harga mobil Cina wajar dilakukan, asal tetap memberikan value lebih kepada para konsumen

Jaecoo Dukung Perang Harga Mobil Cina Agar Konsumen Senang
Satrio Adhy

KatadataOTO – Praktik perang harga masih jadi senjata andalan para manufaktur. Terutama untuk pabrikan dari Cina.

Mereka menawarkan banderol sangat miring kepada konsumen di Tanah Air. Terkhusus buat mobil listrik maupun hybrid.

Perang harga pun dinilai kurang tepat dilakukan. Sebab bisa membawa banyak dampak negatif.

Meski begitu Jaecoo memiliki pandangan tersendiri soal cara tersebut. Menurut mereka keputusan itu justru menguntungkan pembeli mobil Cina.

Harga Jaecoo J7 SHS Tak Kunjung Diumumkan, Begini Faktanya
Photo : KatadataOTO

"Sebenarnya (perang harga) ya baik aja. Karena balik lagi, konsumen yang menang untuk dapat banderol kompetitif," ucap Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia di BSD, Tangerang pada Senin (30/06).

Menurut Ryan, perang harga sah-sah saja dilakukan asal tetap mengutamakan kualitas produk yang ditawarkan.

Kemudian tetap melakukan inovasi. Sehingga dapat menghadirkan beragam fitur terkini.

"Dari Jaecoo juga kita bagaimana caranya harus menghasilkan produk-produk inovatif. Memberikan value tinggi bahkan lebih," Ryan melanjutkan.

Berangkat dari hal tersebut, maka Jaecoo mewajarkan perang harga yang sering diterapkan para pabrikan mobil Cina.

Diklaim bisa menguntungkan konsumen yang membeli. Sebab dapat memboyong kendaraan dengan harga terjangkau.

"Tidak apa-apa (perang harga) yang penting konsumen happy. Sebab kita beri value lebih ke mereka," tegas Ryan.

Sebagai informasi, jenama asal Cina ini memang belum secara resmi memasarkan Jaecoo J7 SHS di Tanah Air.

Namun keran pemesanan kendaraan roda empat itu sudah dibuka sejak beberapa waktu lalu.

Jaecoo J7 ditawarkan kisaran Rp 549 juta untuk varian AWD pada masa pre-booking. Lalu tipe SHS (Super Hybrid System) diniagakan di angka Rp 599 juta.

Sekadar mengingatkan banderol mobil PHEV di Indonesia terbilang cukup mahal. Seperti yang ditawarkan oleh Mazda.

Manufaktur asal Jepang tersebut meniagakan kendaraan roda empat ramah lingkungannya, Mazda CX-80 PHEV di angka Rp 1,1 miliaran.

Jaecoo Kantongi 600 Pemesanan SUV, Didominasi J7
Photo : KatadataOTO

Lalu ada Lexus NX 450h+ yang dipasarkan Rp 1,6 miliaran. Kemudian Lexus RX 450h+ ditawarkan Rp 1,8 miliaran.

Tak ketinggalan Volvo XC40 PHEV dibanderol Rp 1 miliaran serta Volvo XC60 PHEV, yakni Rp 1,5 miliaran.

Di sisi lain BMW turut merambah segmen mobil PHEV. Mereka memasarkan BMW XM dengan harga Rp 6,4 miliaran.


Terkini

otosport
MotoGP Aragon 2026

Hasil MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Menang Sempurna

Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland

review
BAIC T1

First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah

BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026: Duo Marquez Berjaya

Hasil Sprint Race MotoGP Aragon 2026: Duo Marquez Berjaya 

Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez

motor
Motor Bebek

Cek Harga Motor Bebek di Penghujung Agustus 2026, Ada Supra X 125

Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025