Bocoran Spesifikasi BYD M6 PHEV, Disinyalir Masuk Indonesia
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Menurut Jaecoo perang harga mobil Cina wajar dilakukan, asal tetap memberikan value lebih kepada para konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Praktik perang harga masih jadi senjata andalan para manufaktur. Terutama untuk pabrikan dari Cina.
Mereka menawarkan banderol sangat miring kepada konsumen di Tanah Air. Terkhusus buat mobil listrik maupun hybrid.
Perang harga pun dinilai kurang tepat dilakukan. Sebab bisa membawa banyak dampak negatif.
Meski begitu Jaecoo memiliki pandangan tersendiri soal cara tersebut. Menurut mereka keputusan itu justru menguntungkan pembeli mobil Cina.
"Sebenarnya (perang harga) ya baik aja. Karena balik lagi, konsumen yang menang untuk dapat banderol kompetitif," ucap Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia di BSD, Tangerang pada Senin (30/06).
Menurut Ryan, perang harga sah-sah saja dilakukan asal tetap mengutamakan kualitas produk yang ditawarkan.
Kemudian tetap melakukan inovasi. Sehingga dapat menghadirkan beragam fitur terkini.
"Dari Jaecoo juga kita bagaimana caranya harus menghasilkan produk-produk inovatif. Memberikan value tinggi bahkan lebih," Ryan melanjutkan.
Berangkat dari hal tersebut, maka Jaecoo mewajarkan perang harga yang sering diterapkan para pabrikan mobil Cina.
Diklaim bisa menguntungkan konsumen yang membeli. Sebab dapat memboyong kendaraan dengan harga terjangkau.
"Tidak apa-apa (perang harga) yang penting konsumen happy. Sebab kita beri value lebih ke mereka," tegas Ryan.
Sebagai informasi, jenama asal Cina ini memang belum secara resmi memasarkan Jaecoo J7 SHS di Tanah Air.
Namun keran pemesanan kendaraan roda empat itu sudah dibuka sejak beberapa waktu lalu.
Jaecoo J7 ditawarkan kisaran Rp 549 juta untuk varian AWD pada masa pre-booking. Lalu tipe SHS (Super Hybrid System) diniagakan di angka Rp 599 juta.
Sekadar mengingatkan banderol mobil PHEV di Indonesia terbilang cukup mahal. Seperti yang ditawarkan oleh Mazda.
Manufaktur asal Jepang tersebut meniagakan kendaraan roda empat ramah lingkungannya, Mazda CX-80 PHEV di angka Rp 1,1 miliaran.
Lalu ada Lexus NX 450h+ yang dipasarkan Rp 1,6 miliaran. Kemudian Lexus RX 450h+ ditawarkan Rp 1,8 miliaran.
Tak ketinggalan Volvo XC40 PHEV dibanderol Rp 1 miliaran serta Volvo XC60 PHEV, yakni Rp 1,5 miliaran.
Di sisi lain BMW turut merambah segmen mobil PHEV. Mereka memasarkan BMW XM dengan harga Rp 6,4 miliaran.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 17:03 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
06 Mei 2026, 16:00 WIB
06 Mei 2026, 14:34 WIB
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta