Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Menurut Jaecoo perang harga mobil Cina wajar dilakukan, asal tetap memberikan value lebih kepada para konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Praktik perang harga masih jadi senjata andalan para manufaktur. Terutama untuk pabrikan dari Cina.
Mereka menawarkan banderol sangat miring kepada konsumen di Tanah Air. Terkhusus buat mobil listrik maupun hybrid.
Perang harga pun dinilai kurang tepat dilakukan. Sebab bisa membawa banyak dampak negatif.
Meski begitu Jaecoo memiliki pandangan tersendiri soal cara tersebut. Menurut mereka keputusan itu justru menguntungkan pembeli mobil Cina.
"Sebenarnya (perang harga) ya baik aja. Karena balik lagi, konsumen yang menang untuk dapat banderol kompetitif," ucap Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia di BSD, Tangerang pada Senin (30/06).
Menurut Ryan, perang harga sah-sah saja dilakukan asal tetap mengutamakan kualitas produk yang ditawarkan.
Kemudian tetap melakukan inovasi. Sehingga dapat menghadirkan beragam fitur terkini.
"Dari Jaecoo juga kita bagaimana caranya harus menghasilkan produk-produk inovatif. Memberikan value tinggi bahkan lebih," Ryan melanjutkan.
Berangkat dari hal tersebut, maka Jaecoo mewajarkan perang harga yang sering diterapkan para pabrikan mobil Cina.
Diklaim bisa menguntungkan konsumen yang membeli. Sebab dapat memboyong kendaraan dengan harga terjangkau.
"Tidak apa-apa (perang harga) yang penting konsumen happy. Sebab kita beri value lebih ke mereka," tegas Ryan.
Sebagai informasi, jenama asal Cina ini memang belum secara resmi memasarkan Jaecoo J7 SHS di Tanah Air.
Namun keran pemesanan kendaraan roda empat itu sudah dibuka sejak beberapa waktu lalu.
Jaecoo J7 ditawarkan kisaran Rp 549 juta untuk varian AWD pada masa pre-booking. Lalu tipe SHS (Super Hybrid System) diniagakan di angka Rp 599 juta.
Sekadar mengingatkan banderol mobil PHEV di Indonesia terbilang cukup mahal. Seperti yang ditawarkan oleh Mazda.
Manufaktur asal Jepang tersebut meniagakan kendaraan roda empat ramah lingkungannya, Mazda CX-80 PHEV di angka Rp 1,1 miliaran.
Lalu ada Lexus NX 450h+ yang dipasarkan Rp 1,6 miliaran. Kemudian Lexus RX 450h+ ditawarkan Rp 1,8 miliaran.
Tak ketinggalan Volvo XC40 PHEV dibanderol Rp 1 miliaran serta Volvo XC60 PHEV, yakni Rp 1,5 miliaran.
Di sisi lain BMW turut merambah segmen mobil PHEV. Mereka memasarkan BMW XM dengan harga Rp 6,4 miliaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
30 Juni 2026, 11:03 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 17:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi