Ini Harga Ban Tanpa Udara Michelin

Michelin Uptis merupakan ban tanpa udara yang inovatif dan bisa membuat para tukang tambal ban pinggir jalan kehilangan pekerjaan

Ini Harga Ban Tanpa Udara Michelin
Denny Basudewa

TRENOTO – Michelin Uptis atau ban tanpa udara tampil di publik untuk pertama kalinya melalui ajang IAA Munich 2021. Ban mobil inovatif tersebut disandingkan dengan MINI Electric.

Michelin Uptis (Unique Puncture-Proof Tire System) dibuat dengan menggunakan perpaduan bahan karet komposit, resin yang disandingkan dengan fiberglass dan struktur unik yang disematkan untuk menahan bobot kendaraan.

Meskipun terlihat sangat rentan konstruksinya, namun ban tanpa udara atau angin ini diklaim lebih tangguh. Setidaknya dibandingkan dengan ban pada umumnya yang menggunakan udara.

“Kepuasan kami yang membanggakan adalah ketika melakukan demonstrasi dengan para penumpang. Mereka mengaku pada awalnya khawatir, namun pada akhirnya tidak ada perbedaan dengan ban biasa,” kata Cyrille Roget, Michelin Group Technical dan Scientific Communications Director, seperti dikutip dari Paultan.

Michelin Uptis dikatakan baru akan dipasarkan pada 2024. Selama ini pabrikan ban asal Perancis melakukan serangkaian uji coba untuk memastikan produknya bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

Dengan menggunakan ban tanpa angin, tentunya akan membuat konsumen bebas khawatir akan kempis di jalan. Ban ini juga bisa membuat usaha tambal ban pinggir jalan kehilangan pekerjaan.

Photo : Paultan

Ban berteknologi canggih ini juga dikatakan lebih ramah lingkungan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Michelin, 20 persen ban bekas dibuang sebelum waktunya karena kempis dan mengalami keausan yang tidak teratur.

Jika dihitung secara total, sebanyak 200 juta ban terbuang sebelum wkatunya. Ban tersebut memiliki bobot yang dikatakan setara dengan 200 kali berat menara Eiffel.

Uptis merupakan ban revolusioner yang pertama kalinya dikembangkan oleh Micehlin. Produk ini dikatakan sebagai proses yang berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik pada 2050.

Lebih jauh disebutkan bahwa saat ini Michelin menggunakan 30 persen komponen dari sumber alami, daur ulang atau berkelanjutan.

Tidak cukup sampai disitu, produsen ban dengan ikon Bibendum ini dikatakan tengah mengembangkan ban yang tapaknya bisa diisi ulang. Melalui proses pencetakan 3D dan menggunakan karet aditif, ban ini bisa memiliki pattern yang seperti baru kembali.

Michelin Vision Concept disebutkan bisa disematkan pola yang berbeda-beda sesuai dengan iklim atau kondisi alam.

Michelin Uptis sejatinya akan dipasarkan dengan harga berkisar Rp 500 ribuan hingga Rp 900 ribuan.


Terkini

motor
Honda ADV 160

Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol

Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol

news
Tarif parkir

Isu Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta, Dishub Sebut Masih Usulan

Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra

otosport
Luca Marini

Susunan Sementara Pembalap MotoGP 2027: Marini Tinggalkan Honda

Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 27 Agustus

Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 27 Agustus 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya

news
Ganjil Genap Jakarta

Intip Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Kamis 27 Agustus 2026

Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah

review
Changan Nevo Q05

Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban

SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya

mobil
Ford dan Geely

SUV Baru Ford Bakal Pakai Platform Geely EX5

Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray