Keunggulan Changan Nevo Q05, SUV Listrik Terbaru di GIIAS 2026
04 Agustus 2026, 14:37 WIB
Indomobil Group mengungkapkan minat terhadap kendaraan niaga bertenaga listrik di Indonesia mulai terlihat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sejumlah merek Jepang mulai menghadirkan kendaraan niaga bertenaga listrik di Indonesia, seperti Mitsubishi dan Honda.
Walaupun masih ada kekhawatiran soal infrastruktur, Indomobil Group melihat Electric Vehicle (EV) di segmen niaga mulai diminati.
Beberapa keunggulan ditawarkan misalnya tenaga mumpuni dan torsi instan sehingga memudahkan mobilitas di medan selain aspal.
Indomobil Group yang sekarang menaungi beberapa merek mobil Cina turut melihat peluang tersebut.
Perlu diketahui beberapa lalu JAC Motors resmi menjadi bagian dari Indomobil Group dengan fokus di segmen niaga, menawarkan truk dan pikap double cabin bertenaga listrik.
“Mining (pertambangan) sekarang arahnya ke sana memang (menggunakan EV),” kata Santiko Wardoyo, CEO PT Indomobil Trada Nasional di Jakarta beberapa waktu lalu.
Tidak hanya pertambangan, menurut Santiko ada pembeli yang memesan lini kendaraan JAC Motors buat keperluan logistik.
Sejak peluncuran perdana JAC Motors di dalam negeri, Santiko mengungkapkan angka pemesanannya sudah mencapai ratusan unit.
“Untuk grup Alfamidi di daerah Sulawesi, dia beli 500 unit (produk JAC Motors),” kata Santiko.
Di samping JAC Motors, Changan juga masuk pasar Indonesia melalui Indomobil Group dan turut menghadirkan lini kendaraan niaga.
Pihak Changan belum menjabarkan secara rinci model yang bakal hadir perdana, namun nama pikap double cabin Hunter sudah didaftarkan di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).
Changan Hunter hadir sebagai mobil berteknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV) dengan ukuran tidak berbeda jauh dari model serupa seperti Toyota Hilux.
Baik Changan maupun JAC Motors akan merakit lokal produk-produknya. Menyusul pernyataan tersebut, Indomobil Group bakal mengutilisasi fasilitas Nissan yang sekarang tidak terpakai.
Perlu diketahui, pabrik Nissan di Indonesia sudah berhenti beroperasi pada 2020. Fasilitas itu sempat memproduksi beberapa model termasuk Nissan Grand Livina.
Total kapasitas pabrik Nissan ketika masih beroperasi adalah 180.000 unit per tahun. Saat ini Indomobil Group tengah melakukan penyesuaian untuk mulai kembali mengoperasikan pabrik Nissan.
Namun mereka masih menutup rapat informasi soal model-model yang dirakit di sana di masa mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 14:37 WIB
01 Agustus 2026, 11:00 WIB
23 Juli 2026, 09:00 WIB
21 Juli 2026, 21:23 WIB
12 Juli 2026, 14:44 WIB
Terkini
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Berlangsung sengit dan banyak pembalap gagal menaklukkan Sirkuit Silverstone, ini jalannya MotoGP Inggris 2026
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengunjungi booth Jetour di GIIAS 2026 untuk melihat berbagai inovasi
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2026 berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah model dan merek baru
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
Suzuki Jimny 5-Door kini mulai diminati konsumen perempuan karena bisa menambah rasa percaya diri di perjalanan
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Isuzu memperkuat layanan purna jual, guna menjadi solusi bisnis para pengusaha di berbagai bidang bisnis
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, Suzuki XL7 teranyar hadir menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
GIIAS 2026 jadi panggung buat Suzuki menghadirkan aktivitas menarik dan lini kendaraan lengkap ke pengunjung
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Selama pameran GIIAS 2026 berlangsung, ada diskon 25 persen diberikan untuk pembelian suku cadang Suzuki