Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Hyundai menyebut penjualan mobil hybrid di Indonesia bisa terus naik meski pemerintah membatalkan subsidi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Keputusan pemerintah membatalkan subsidi mobil hybrid masih menjadi perbincangan. Padahal bantuan tersebut dinilai bisa memberi dampak positif.
Salah satunya menjadi stimulus bagi masyarakat untuk membeli kendaraan ramah lingkungan selain model listrik murni. Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh para pemangku kepentingan.
Oleh sebab itu banyak pihak yang menyayangkan keputusan pemerintah. Apalagi penjualan mobil di Tanah Air sedang tertekan.
Akan tetapi HMID (Hyundai Motors Indonesia) memiliki pandangan berbeda. Mereka menilai subsidi mobil hybrid dibatalkan bisa memberi dampak positif.
“Jadi buat kita adanya kejelasan itu menyebabkan kami sebagai produsen tau nih arahnya mau kemana (dalam menyusun) strategi,” buka Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID kepada KatadataOTO di Jakarta, Kamis (8/8).
Lalu Frans menjelaskan kalau pembatalan subsidi mobil hybrid bisa membawa berkah. Sebab mampu mendongkrak penjualan di Indonesia.
“Selain itu konsumen tidak Wait and See lagi. Mungkin ini menjadi salah satu pendorong dari Market supaya bisa naik,” tambah Frans.
Frans tidak memungkiri kalau banyak konsumen yang menahan pembelian. Hal tersebut karena mereka menunggu kebijakan baru dari pemerintah.
Calon pembeli takut kalau mereka melakukan transaksi sekarang, harganya akan turun setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucurkan insentif.
Namun setelah ada pembatalan subsidi mobil hybrid, masyarakat sudah mendapat kepastian. Sehingga mereka tidak perlu merasa takut lagi.
Dia pun berharap kondisi pasar kendaraan roda empat di Tanah Air bisa kembali membaik. Bahkan mampu meningkat pesat.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau penjualan mobil hybrid lebih laris ketimbang BEV (Battery Electric Vehicle. Ambil contoh di 2023, model hibrida menyentuh angka 54.179 ribu atau berkontribusi sekitar 5,4 persen.
Sementara mobil listrik hanya 17.062 unit saja. Berkontribusi 1,7 persen dari penjualan kendaraan roda empat di Indonesia.
Sedangkan di tahun ini mobil hybrid tidak kalah moncer. Bisa menyentuh angka sampai 25.751 unit dari Januari sampai Juni 2024.
Angka tersebut naik sekitar 49 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2023. Sebab tahun lalu penjualannya hanya ada 17.305 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik