Honda BR-V Sensing Inden Panjang, HPM Dorong Varian Prestige Biasa

Honda BR-V Sensing dikatakan indennya mencapai 3 bulan, sehingga konsumen disarankan memilih tipe lainnya

Honda BR-V Sensing Inden Panjang, HPM Dorong Varian Prestige Biasa
Denny Basudewa

TRENOTO – PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan bahwa respon masyarakat pada all new BR-V positif. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pemesanan unit Low SUV tersebut.

Seiring dengan banyaknya pemesanan all new Honda BR-V di Indonesia, HPM masih bermasalah dengan krisis cip semikonduktor. Masalah yang juga dialami hampir seluruh manufaktur mobil di dunia ini menjadi salah satu penyebab inden panjang.

Disebutkan bahwa selama Januari 2022, HPM telah mengirimkan BR-V terbaru sebanyak 1.504 ke konsumen. Angka tersebut masih jauh dari target yang selama ini dicanangkan HPM yakni 3.000 unit perbulannya.

“Market Januari ada beberapa faktor yang menjadi penghalang seperti pasokan komponen terutama untuk Honda Sensing. Kondisi market saat ini faktanya konsumen menunggu pembelian pada Januari,” ucap Yulian Karfili, Public Relations & Digital Manager HPM dalam Diskusi Online Forwot (15/02).

Disebutkan bahwa penjualan all new BR-V didominasi oleh tipe tertinggi yang dibekali fitur Honda Sensing. Penjualan tipe ini mencapai 60 persen dibandingkan lainnya.

Guna menyiasati inden panjang, konsumen disarankan untuk memilih tipe Prestige tanpa Honda Sensing.

“Indennya sampai tiga bulan. Kalau konsumen ingin cepat dapat unitnya, maka kami menyarankan untuk beralih ke BR-V tipe Prestige tanpa Sensing,” jelasnya.

Ia menambahkan secara tampilan, all new BR-V dengan Sensing atau tidak sama saja. Perbedaannya hanya pada fitur keselamatan aktifnya saja dan menu di dalam monitor head unitnya saja.

Photo : HPM

All new Honda BR-V ditawarkan dengan banyak ubahan jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Paling menarik adalah dengan disematkannya fitur keselamatan yang dinamakan Honda Sensing.

Fitur ini memudahkan konsumen dalam melakukan perjalanan dengan all new Honda BR-V. Bahkan untuk pertama kalinya HPM menyematkan fitur Sensing dalam model entry-level.

Honda Sensing merupakan platform yang di dalamnya tertanam berbagai fitur keselamatan berteknologi terkini. Untuk all new BR-V terdapat Road Departure Mitigation System (RDM), Adaptive Cruise Control (ACC), Auto High-Beam (AHB), Collision Mitigation Braking System (CMBS), Lane Keeping Assist System (LKAS) dan Lead-Car Departure Notification (LCDN).

Seluruh fitur di atas merupakan asisten pengendara agar lebih mudah mengendalikan kendaraan selama perjalanan. Meskipun dimanjakan oleh sejumlah teknologi, namun pengemudi tetap harus fokus pada jalan.

Hal ini guna mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan yang bisa merugikan orang lain.

All new Honda BR-V Prestige + Sensing dipasarkan dengan harga Rp342.9 juta atau lebih mahal Rp18 juta dibandingkan varian Prestige biasa.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E