Honda BR-V Terjual Lebih dari 137 Ribu Unit Dalam 10 Tahun
08 Februari 2026, 22:00 WIB
Honda BR-V Sensing dikatakan indennya mencapai 3 bulan, sehingga konsumen disarankan memilih tipe lainnya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan bahwa respon masyarakat pada all new BR-V positif. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pemesanan unit Low SUV tersebut.
Seiring dengan banyaknya pemesanan all new Honda BR-V di Indonesia, HPM masih bermasalah dengan krisis cip semikonduktor. Masalah yang juga dialami hampir seluruh manufaktur mobil di dunia ini menjadi salah satu penyebab inden panjang.
Disebutkan bahwa selama Januari 2022, HPM telah mengirimkan BR-V terbaru sebanyak 1.504 ke konsumen. Angka tersebut masih jauh dari target yang selama ini dicanangkan HPM yakni 3.000 unit perbulannya.
“Market Januari ada beberapa faktor yang menjadi penghalang seperti pasokan komponen terutama untuk Honda Sensing. Kondisi market saat ini faktanya konsumen menunggu pembelian pada Januari,” ucap Yulian Karfili, Public Relations & Digital Manager HPM dalam Diskusi Online Forwot (15/02).
Disebutkan bahwa penjualan all new BR-V didominasi oleh tipe tertinggi yang dibekali fitur Honda Sensing. Penjualan tipe ini mencapai 60 persen dibandingkan lainnya.
Guna menyiasati inden panjang, konsumen disarankan untuk memilih tipe Prestige tanpa Honda Sensing.
“Indennya sampai tiga bulan. Kalau konsumen ingin cepat dapat unitnya, maka kami menyarankan untuk beralih ke BR-V tipe Prestige tanpa Sensing,” jelasnya.
Ia menambahkan secara tampilan, all new BR-V dengan Sensing atau tidak sama saja. Perbedaannya hanya pada fitur keselamatan aktifnya saja dan menu di dalam monitor head unitnya saja.
All new Honda BR-V ditawarkan dengan banyak ubahan jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Paling menarik adalah dengan disematkannya fitur keselamatan yang dinamakan Honda Sensing.
Fitur ini memudahkan konsumen dalam melakukan perjalanan dengan all new Honda BR-V. Bahkan untuk pertama kalinya HPM menyematkan fitur Sensing dalam model entry-level.
Honda Sensing merupakan platform yang di dalamnya tertanam berbagai fitur keselamatan berteknologi terkini. Untuk all new BR-V terdapat Road Departure Mitigation System (RDM), Adaptive Cruise Control (ACC), Auto High-Beam (AHB), Collision Mitigation Braking System (CMBS), Lane Keeping Assist System (LKAS) dan Lead-Car Departure Notification (LCDN).
Seluruh fitur di atas merupakan asisten pengendara agar lebih mudah mengendalikan kendaraan selama perjalanan. Meskipun dimanjakan oleh sejumlah teknologi, namun pengemudi tetap harus fokus pada jalan.
Hal ini guna mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan yang bisa merugikan orang lain.
All new Honda BR-V Prestige + Sensing dipasarkan dengan harga Rp342.9 juta atau lebih mahal Rp18 juta dibandingkan varian Prestige biasa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 22:00 WIB
10 Mei 2025, 10:00 WIB
09 Mei 2025, 18:40 WIB
09 Mei 2025, 11:00 WIB
20 April 2025, 13:20 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona