Toyota Pastikan Innova Reborn Bensin Sudah Tak Lagi Dijual
02 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah faktor penting membuat harga Toyota naik Juli 2022, tidak terkecuali Kijang Innova dan Fortuner
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Sejumlah faktor membuat harga kendaraan kembali mengalami kenaikan pada Juli 2022, tak terkecuali Toyota. Hal itu diungkapkan Anton Jimmi Suwandy selaku Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM).
"Jadi memang bulan Juli ini perlu ada antisipasi dengan kenaikan harga. Saya rasa enggak cuma Toyota (yang alami kenaikan harga)," kata Anton saat berbincang dengan awak media di Jakarta.
Dalam penjelasannya, Anton mengatakan bila inflasi yang terjadi saat ini memberikan dampak cukup besar pada industri otomotif. Adanya peningkatan biaya material dikatakan juga ikut menjadi salah satu faktor penyebab harga Toyota naik pada pertengahan 2022.
"Kalau kita bicara harga dan material cost ini sangat meningkat. Memang banyak bad news untuk biaya, karena di negara Eropa seperi Rusia dan Ukraina atau produsen barang-barang metal seperti polladium alami kenaikan," ujarnya.
Selain itu, sejumlah wilayah yang menjadi basis komponen juga masih mengalami pembatasan. Karenanya distribusi terkait material kendaraan tak berjalan maksimal.
"Kemudian masih banyak lock down di wilayah komponen contohnya di Shanghai dan Beijing," jelas Anton.
Melihat hal ini pabrikan mobil asal Jepang tersebut memiliki strategi khusus. Anton mengatakan pihaknya akan lebih dulu menaikan harga model kendaraan kelas atas dan completely build up (CBU).
"Kalau memang kita terpaksa harus menaikkan harga, ya mungkin lebih banyak harga mobil untuk yang CBU atau mobil premium atau mobil-mobil yang medium. Tetapi kalau segmen yang kelas menengah ke bawah dan entry kita coba semaksimal mungkin dipertahankan dulu atau kenaikannya tidak banyak supaya mempertahankan kondisi pasar," tuturnya.
Saat disinggung soal kenaikan harga, Anton mengaku pihaknya masih belum bisa memberikan rincian terkait hal tersebut. Namun, Ia menegaskan bila Kijang Innova, Fortuner dan Alphard masuk dalam jajaran model yang mengalami kenaikan harga.
"Ada detail perhitungan-perhitungan yang masih harus dilakukan. Jadi tanggal-tanggal awal bulan nanti akan diumumkan nilainya, tetapi memang pastinya cukup lumayan dibandingkan dengan kenaikan pada umumnya. Biasanya kan kenaikan itu terjadi di awal tahun," ujar dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Desember 2025, 12:00 WIB
01 Desember 2025, 17:23 WIB
30 November 2025, 13:00 WIB
05 November 2025, 12:00 WIB
14 September 2025, 13:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara