Rapor Penjualan GWM di RI: Yakin Bisa Tumbuh sampai Akhir 2026
17 September 2026, 11:00 WIB
GWM menilai kalau pemerintah perlu mengeluarkan aturan mengenai subsidi mobil hybrid dalam waktu dekat
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Subsidi mobil hybrid masih menjadi bahasan hangat akhir-akhir ini. Sejumlah pihak mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta jajarannya untuk mau mengucurkan bantuan tersebut.
Tak terkecuali bagi GWM (Great Wall Motor) Indonesia. Mereka menanti subsidi itu bisa diberikan ke konsumen mobil hybrid.
“Kami belum punya bayangan yang ideal seperti apa. Namun kita menyambut baik inisiatif pemerintah memberikan insentif kepada kendaraan hybrid,” ujar Constantinus Herlijoso General Manager GWM Indonesia di Jakarta, Rabu (10/7).
Menurutnya kendaraan satu ini berhak diberikan bantuan. Sebab ikut serta dalam menurunkan emisi gas buang di Tanah Air.
Herlijoso mengatakan kalau mobil hybrid cukup efisien. Pasalnya kinerja mesin konvensional dikombinasikan dengan motor listrik.
“Jadi konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan juga cukup sedikit karena dibantu oleh baterai,” Herlijoso menuturkan.
Sebagai informasi, GWM memiliki beberapa model mobil hybrid ditawarkan buat konsumen di Indonesia. Sebut saja seperti Tank 500, Haval H6 sampai Haval Jolion.
Bahkan untuk GWM Haval Jolion dan H6 rencananya akan dirakit lokal di pabrik mereka yang ada di daerah Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan kalau wacana pemberian subsidi mobil hybrid masih terus dikaji oleh para menterinya.
Sehingga mereka belum bisa memutuskan dalam waktu dekat. Jadi dia meminta masyarakat buat sabar menunggu sampai selesai dibahas.
“Saat ini masih dibicarakan dengan menteri ekonomi dan menteri perindustrian ya,” ucap orang nomor satu di Indonesia itu.
Berangkat dari hal tersebut Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) mendorong Presiden Jokowi buat mengesahkan bantuan mobil hybrid segera.
Menurutnya penting dilakukan guna merangsang konsumen membeli mobil ramah lingkungan di Tanah Air.
"Kalau kita orientasi net zero emisi perlu (insentif). Jika diberikan juga kencang pasti penjualan,” ungkap Kukuh.
Dia berpendapat Jokowi bersama para menteri bisa menempuh sejumlah jalan. Seperti memberikan PPnBM DTP (insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah).
Lebih jauh Kukuh mengaku kalau pemerintah sempat membahas wacana subsidi mobil hybrid. Namun sampai sekarang belum terealisasi.
“Tapi pemerintah sudah melihat dari tahun 2021 industri bangkit dengan skema PPnBM DTP," Kukuh menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 September 2026, 11:00 WIB
15 September 2026, 17:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 07:00 WIB
12 September 2026, 22:30 WIB
Terkini
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya
28 September 2026, 06:00 WIB
Para pengguna mobil pribadi yang hendak melintas jalan protokol Ibu Kota, simak titik Ganjil Genap Jakarta
28 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung lagi untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
27 September 2026, 23:38 WIB
Dengan pengalaman selama tiga dekade, Suzuki memberikan tampilan baru salah satu diler mereka di Pulo Gadung
27 September 2026, 22:55 WIB
Meskipun terlahir dengan DNA yang sama yakni SUV tangguh, namun kedua kendaraan memiliki karakter berbeda