Geely Akui Pakai Teknologi Brand Lain Buat Kembangkan Kendaraan

Geely mengakui telah menggunakan teknologi dari berbagai brand global untuk mengembangkan kendaraan yang dijual

Geely Akui Pakai Teknologi Brand Lain Buat Kembangkan Kendaraan
Adi Hidayat

KatadataOTO – Walau masih baru di Indonesia, Geely Auto Indonesia mengungkap bahwa mobil yang mereka bawa ke Tanah Air telah melalui beragam pengembangan. Terlebih Geely Holding Group sebagai perusahaan induk telah membawahi beragam merek ternama termasuk Volvo.

Melalui kerjasama dengan perusahaan lain maka seluruh teknologi bisa dikembangkan serta disematkan pada masing-masing merek. Hal ini tentu akan menguntungkan perusahaan dan meningkatkan daya tarik buat pelanggan.

“Geely memang banyak menyerap teknologi dari Volvo dan ditingkatkan lagi performanya. Kami juga memiliki share di Mercedes-Benz jadi kami bisa mengembangkan kendaraan bersama,” ungkap Yusuf Anshori, Brand Director Geely Indonesia pada media beberapa waktu lalu.

Sayangnya dirinya tidak menyampaikan secara rinci teknologi apa saja dari kedua merek itu yang sudah disematkan pada mobil-mobil Geely. Namun dirinya menegaskan bahwa transfer teknologi dalam dunia otomotif adalah hal biasa.

Geely Starray EM-I
Photo : KatadataOTO

“Kalau ditanya teknologi, sudah pasti akan ada pertukaran,” tegasnya kemudian.

Banyaknya kerjasama yang sudah dilakukan Geely diharapkan bisa membuat masyarakat tertarik terhadap performa dari mobil-mobil mereka. Terlebih sebagai pemain baru di Tanah Air, pabrikan harus bisa mendapatkan rasa percaya.

Perlu diketahui bahwa Geely Holding Group memang telah menjadi rumah buat beberapa merek global. Mulai dari Mercedes-Benz, Aston Martin, Renault, Lotus, Zeekr, Volvo, Polestar hingga smart.

Pertukaran teknologi pun kerap terjadi untuk mengoptimalkan pengembangan kendaraan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Sebagai contoh adalah kerja sama yang dilakukan Geely dengan Volvo sejak 2017 dan diperkuat pada 2021. Dalam kolaborasinya, mereka berkomitmen buat fokus mengembangkan teknologi kendaraan masa depan mulai dari konektivitas, otonom hingga elektrifikasi.

Volvo di GIIAS 2025
Photo : KatadataOTO

Kedua pabrikan akan bersama-sama menyediakan baterai, motor listrik serta solusi konektivitas di masa depan. Kemudian baik Volvo dan Geely juga akan berbagi platform kendaraan.

Dengan demikian kecepatan dan efisiensi dalam mengembangkan mobil bakal menjadi lebih optimal ketimbang melakukan pengembangan sendiri. Walau bisa lebih cepat, keduanya menegaskan kualitas yang diberikan tetap optimal buat para pelanggan.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Jangan Tertukar, Ini Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini

Ganjil genap Jakarta hari ini 19 Mei 2026 kembali dimulai sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB, perhatikan titiknya

news
SIM Keliling Bandung

Cek Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 19 Mei 2026

SIM keliling Bandung bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Selasa 19 Mei 2026

SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak syaratnya

mobil
BYD M6 DM

BYD M6 DM Diperkenalkan, Konsumen Bisa Test Drive

BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI

mobil
Xpeng X9 EREV

Xpeng Akuisisi Mayoritas Saham Pabrik EV Milik Erajaya

Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia

mobil
Merek Mobil Cina Terlaris

Merek Mobil Cina Terlaris April 2026, BYD Terdepan

BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling

news
Adira

Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo

Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru

mobil
Jetour T2

Jetour Catat Penjualan Positif di April 2026, T2 Jadi Andalan

Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit