Citroen dan Jeep Gabung di Satu Diler Mulai Tahun Depan

Ditempatkan dalam satu diler, Citroen dan Jeep bakal digabung di Stellantis Brand House mulai tahun depan

Citroen dan Jeep Gabung di Satu Diler Mulai Tahun Depan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Citroen dan Jeep merupakan brand yang berada di bawah naungan Stellantis Group. Mulai tahun depan keduanya akan ditempatkan di satu diler sebagai bentuk strategi baru dari Stellantis.

Perlu diketahui Jeep sebelumnya didistribusikan oleh Das Indonesia Motor sejak 2020, menggantikan Hascar International Motor.

“Kami juga akan perkuat layanan purna jual di berbagai wilayah Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan. Tahun depan akan dipersiapkan melalui Stellantis Brand House,” kata Ario Soerjo, Chief Operating Officer Jeep Indonesia di Jakarta Selatan, Rabu (18/12).

Saat ini ia menegaskan pihaknya tengah menyiapkan diler di kawasan PIK (Pantai Indah Kapuk). Menyusul setelahnya adalah area MT Haryono serta Gading Serpong.

Citroen dan Jeep Jadi Satu Diler di Stellantis Brand House di 2025
Photo : Stellantis

Pihak Indomobil National Distributor sudah mulai melakukan persiapan diler Stellantis Brand House yang nantinya bakal diisi merek-merek Stellantis lain. Namun buat rencana awal baru akan diisi dua manufaktur saja yakni Citroen dan Jeep.

“Kami berharap inovasi ini bisa memberikan satu konsep baru ke masyarakat Indonesia dan membangun hal baru di dalam bisnis otomotif,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor dalam kesempatan sama.

Menurut dia, kebanyakan APM (Agen Pemegang Merek) di Indonesia memilih untuk memasarkan mereknya secara terpisah meskipun berada dalam satu grup atau naungan.

Sehingga Stellantis Brand House dapat menjadi hal menarik buat para konsumen. Tidak hanya itu, konsep tersebut sebelumnya telah diterapkan lebih dulu di Prancis.

“Waktu kami berkunjung ke Prancis, sudah ada satu showroom besar yang punya banyak brand. Di Indonesia, kami juga punya flexibility showroom besar, sangat memungkinkan untuk banyak merek,” tegas dia.

Citroen dan Jeep Jadi Satu Diler di Stellantis Brand House di 2025
Photo : Stellantis

Tidak menutup kemungkinan bakal ada merek Stellantis lain diikutkan bersama Citroen dan Jeep di masa mendatang.

Sebagai informasi, sepanjang tahun ini Citroen telah membangun 22 diler secara nasional. Lalu 13 di antaranya menjadi Citroen Experience Center yang lebih lengkap dan memprioritaskan kenyamanan pelanggan.

Kemudian ada produk baru diluncurkan seperti C3 Aircross. Menyusul setelah itu di GJAW 2024 mereka menghadirkan Basalt, namun tanpa harga dan belum diungkap kapan akan mulai dijual.


Terkini

mobil
Jaecoo J5 EV Genuine Body Kit

Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen

Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan

modifikasi
IMX 2026

IMX 2026 Jadi Gairah Baru Dunia Modifikasi, Ada Banyak Kejutan

IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 30 September 2026 Masih Lanjut

Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah Lokasi SIM Keliling Bandung di Akhir September 2026

Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Rabu 30 September 2026

Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya

modifikasi
Spacer Mobil

Plus Minus Pakai Spacer untuk Mobil, Ketahui Risikonya

Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pajero Debut ASEAN di Oktober, Thailand Negara Pertama

Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya

mobil
Mobil Listrik

TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci

Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang